\

Minggu, 27 Oktober 2013

25 Contoh Model Pembelajaran Kooperatif untuk Guru

8 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Melanjutkan artikel tentang 32 contoh Model Pembelajaran Interaktif serta langkah-langkahnya, kali ini rodajaman berikan 25 contoh model pembelajaran cooperative learning atau model pembelajaran kooperatif.  Dalam kegiatan belajar mengajar guru dapat menerapkan beberapa model pembelajaran sesuai dengan kondisi kelas dan materi yang diajarkan. Model Pembelajaran yang efektif untuk diterapkan di kelas adalah pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif atau Cooperative Learning mengacu pada metode pengajaran dimana siswa bekerja bersama dalam satu kelompok kecil, saling membantu dalam belajar. Dalam Pembelajaran kooperatif siswa belajar dalam kelompok-kelompok kecil yang memiliki kemampuan yang berbeda-beda satu sama lain.
Dengan Model Pembelajaran Cooperative Learning ini mampu merangsang dan menggugah potensi siswa secara optimal dalam suasana belajar pada kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 2 sampai 6 orang siswa. Pada saat siswa belajar dalam kelompok akan berkembang suasana belajar yang terbuka dalam dimensi kesejawatan, karena pada saat itu akan terjadi proses belajar kolaboratif dalam hubungan pribadi yang saling membutuhkan. Pada saat itu juga siswa yang belajar dalam kelompok kecil akan tumbuh dan berkembang pola belajar tutor sebaya (peer group) dan belajar secara bekerjasama (cooperative).

Berikut ini contoh model pembelajaran kooperatif dengan beberapa tipe yang dapat diterapkan oleh guru dalam pembelajaran di kelas

1. STAD (Student Teams Achievement Division)

Pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD ini siswa dikelompokkan ke dalam kelompok kecil yang disebut tim. Kemudian seluruh kelas diberikan presentasi materi pelajaran. Siswa kemudian diberikan tes. Nilai-nilai individu digabungkan menjadi nilai tim. Pada model pembelajaran kooperatif tipe ini walaupun siswa dites secara individual, siswa tetap dipacu untuk bekerja sama untuk meningkatkan kinerja dan prestasi timnya. Bila pertama kali digunakan di kelas anda, maka ada baiknya guru terlebih dahulu memperkenalkan model pembelajaran kooperatif STAD ini kepada siswa.

2. Round Table atau Rally Table

Untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Round table atau Rally Table ini guru dapat memberikan sebuah kategori tertentu kepada siswa, misalnya kata-kata yang dimulai dengan huruf “a”. Selanjutnya mintalah siswa bergantian menuliskan satu kata secara bergiliran.

3. TAI (Team Assisted Individualization atau Team Accelerated Instruction)

Tipe model pembelajaran kooperatif yang satu ini sebenarnya adalah penggabungan dari pembelajaran kooperatif dengan pembelajaran individual. Pada model pembelajaran kooperatif tipe TAI, siswa mengikuti tingkatan yang bersifat individual berdasarkan tes penempatan, dan kemudian dapat maju ke tahapan selanjutnya berdasarkan tingkat kecepatannya belajar. Jadi, setiap anggota kelompok sebenarnya belajar unit-unit materi pelajaran yang berbeda. Rekan sekelompok akan memeriksa hasil pekerjaan rekan sekelompok lainnya dan memberikan bantuan jika diperlukan. Tes kemudian diberikan diakhir unit tanpa bantuan teman sekelompoknya dan diberikan skor. Lalu setiap minggu guru akan menjumlahkan total unit materi yang diselesaikan suatu kelompok dan memberikan sertifikat atau penghargaan bila mereka berhasil melampaui kriteria yang telah ditetapkan, dan beberapa poin tambahan untuk kelompok yang anggotanya mendapat nilai sempurna. Kelebihan model pembelajaran kooperatif tipe TAI ini adalah karena siswa bertanggungjawab untuk memeriksa pekerjaan rekannya yang lain, maka guru mempunyai waktu yang lebih banyak untuk membantu kelompok-kelompok kecil yang menemuai banyak hambatan dalam belajar yang merupakan kumpulan dari anggota-anggota kelompok yang berada pada tingkatan unit materi pelajaran yang sama. Banyak penelitian melaporkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TAI ini sangat efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.


4. Jigsaw

Jigsaw pertama kali dikembangkan dan diujicobakan oleh Elliot Aronson dan teman-teman di Universitas Texas, dan kemudian diadaptasi oleh Slavin dan teman-teman di Universitas John Hopkins (Arends, 2001). Tujuan diciptakannya tipe model pembelajaran kooperatif Jigsaw ini adalah untuk meningkatkan rasa tanggungjawab siswa terhadap belajarnya sendiri dan juga belajar anggota kelompoknya yang lain. Mereka diminta mempelajari materi yang akan menjadi tanggungjawabnya, karena selain untuk dirinya, ia juga harus mengajarkan materi itu kepada anggota kelompoknya yang lain. Pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw ini ketergantungan antara siswa sangat tinggi. Setiap siswa dalam model pembelajaran kooperatif ini adalah anggota dari dua kelompok, yaitu (1) kelompok asal (home group) dan (2) kelompok ahli (expert group). Kelompok asal dibentuk dengan anggota yang heterogen. Di kelompok asal ini mereka akan membagi tugas untuk mempelajari suatu topik. Setelah semua anggota kelompok asal memperoleh tugas masing-masing, mereka akan meninggalkan kelompok asal untuk membentuk kelompok ahli. Kelompok ahli adalah kelompok yang terbentuk dari anggota-anggota kelompok yang mempunyai tugas mempelajari sebuah topik yang sama (berdasarkan kesepakatan mereka di kelompok asal). Setelah mempelajari topik tersebut di kelompok ahli, mereka akan kembali ke kelompok asal mereka masing-masing dan saling mengajarkan topik yang menjadi tanggungjawab mereka ke anggota kelompok lainnya secara bergantian.

5. Tim Jigsaw

Untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, tugaskan setiap siswa pada setiap kelompok untuk mempelajari seperempat halaman dari bacaan atau teks pada mata pelajaran apa saja misalnya PKn, atau seperempat bagian dari sebuah topik yang harus mereka pelajari atau ingat. Setelah setiap siswa tadi menyelesaikan pembelajarannya dan kemudian saling mengajarkan/menjelaskan tentang materi yang menjadi tugasnya atau saling bekerjasama untuk membentuk sebuah kesatuan materi yang utuh saat mereka menyelesaikan sebuah tugas atau teka-teki.

6. Jigsaw II

Tipe model pembelajaran kooperatif yang satu ini adalah modifikasi dari tipe Jigsaw. Jigsaw II dikembangkan oleh Robert Slavin pada tahun 1980 di mana semua anggota kelompok asal mempelajari satu topik yang sama, hanya saja masing-masing anggota difokuskan untuk mendalami bagian-bagian tertentu dari topik itu. Setiap anggota kelompok asal harus menjadi ahli dalam bagian topik yang mereka dalami. Seperti Jigsaw, di tipe Jigsaw II ini mereka juga harus mengajarkan keahliannya pada anggota kelompok asalnya yang lain secara bergantian.

7. Reverse Jigsaw (Kebalikan Jigsaw)

Tipe model pembelajaran kooperatif ini dikembangkan oleh Timothy Hedeen (2003). Perbedaanya dengan tipe Jigsaw adalah, bila pada model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw anggota kelompok ahli hanya mengajarkan keahliannya kepada anggota kelompok asal, maka pada model pembelajaran kooperatif reverse jigsaw ini, siswa-siswa dari kelompok ahli mengajarkan keahlian mereka (materi yang mereka pelajari atau dalami) kepada seluruh kelas.

8. NHT (Numbered Heads Together) – Kepala Bernomor Bersama

Pada modelpembelajaran kooperatif tipe NHT, minta siswa untuk menomori diri mereka masing dalam kelompoknya mulai dari 1 hingga 4. Ajukan sebuah pertanyaan dan beri batasan waktu tertentu untuk menjawabnya. Siswa yang mengangkat tangan jika bisa menjawa pertanyaan guru tersebut. Guru menyebut suatu angka (antara 1 sampai 4) dan meminta seluruh siswa dari semua kelompok dengan nomor tersebut menjawab pertanyaan tadi. Guru menandai siswa-siswa yang menjawab benar dan memperkaya pemahaman siswa tentang jawaban pertanyaan itu melalui diskusi.

9. TGT (Team Game Tournament)

Model pembelajaran kooperatif tipe TGT mirip dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, tetapi bedanya hanya pada kuis yang digantikan dengan turnamen mingguan (Slavin, 1994). Pada model pembelajaran kooperatif ini, siswa-siswa saling berkompetisi dengan siswa dari kelompok lain agar dapat memberikan kontribusi poin bagi kelompoknya. Suatu prosedur tertentu digunakan untuk membuat permainan atau turnamen berjalan secara adil. Penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa.

10. Three-Step Interview (Wawancara Tiga Langkah)

Pada model pembelajaran kooperatif tipe three-step interview (disebut juga three problem-solving) dilakukan 3 langkah untuk memecahkan masalah. Pada langkah pertama guru menyampaikan isu yang dapat memunculkan beragam opini, kemudian mengajukan beberapa pertanyaan-pertanyaan kepada seluruh siswa di kelas. Langkah kedua, siswa secara berpasangan bermain peran sebagai pewawancara dan orang yang diwawancarai. Kemudian, di langkah yang ketiga, setelah wawancara pertama dilakukan maka pasangan bertukar peran: pewawancara berperan sebagai orang yang diwawancarai dan sebaliknya orang yang tadi mewawancarai menjadi orang yang diwawancarai. Setelah semua pasangan telah bertukar peran, selanjutnya setiap pasangan dapat membagikan atau mempresentasikan hasil wawancara mereka kepada seluruh kelas secara bergiliran. Tipe model pembelajaran kooperatif ini (three-step interview) ini efektif untuk mengajarkan siswa problem solving (pemecahan masalah).

11. Three-Minute Review (Reviu Tiga Langkah)

Model pembelajaran kooperatif tipe three-step review efektif untuk digunakan saat guru berhenti pada saat-saat tertentu selama sebuah diskusi atau presentasi berlangsung, dan mengajak siswa mereviu apa yang telah mereka ungkapkan saat diskusi di dalam kelompok mereka. Siswa-siswa dalam kelompok-kelompok itu dapat bertanya untuk mengklarifikasi kepada anggota lainnya atau menjawab pertanyaan-pertanyaan dari anggota lain. Misalnya setelah diskusi tentang proses-proses kompleks yang terjadi di dalam tubuh manusia misalnya pencernaan makanan, siswa dapat membentuk kelompok-kelompok dan mereviu proses diskusi dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mengklarifikasi.

12. GI (Group Investigation)

Group investigation adalah kelompok kecil untuk menuntun dan mendorong siswa dalam keterlibatan belajar. Metode ini menuntut siswa untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam keterampilan proses kelompok (group process skills). Langkah-langkah pembelajaran pada model pemelajaran GI sebagai  berikut : 1) Guru  membagi kelas menjadi beberapa kelompok yang heterogen, 2) Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok yang harus dikerjakan, 3) Guru  memanggil ketua-ketuaa kelompok untuk memanggil  materi tugas secara kooperatif dalam kelompoknya, 4) Masing-masing kelompok membahas materi tugaas secara  kooperatif dalam kelompoknya, 5) Setelah selesai, masing-masing  kelompok yang diwakili ketua kelompok  atau salah  satu anggotanya menyampaikan hasil pembahasannya, 6) Kelompok lain  dapat memberikan tanggapan  terhadap hasil pembahasannya, 7) Guru memberikan penjelasan singkat (klarifikasi) bila  terjadi kesalahan  konsep dan memberikan kesimpulan, 8)Evaluasi.


13. Marry Go Round 

Model pembelajaran Kooperatif Tipe Keliling Kelompok (Go Around) ini memberikan kesempatan lebih banyak kepada setiap siswa untuk dikenali dan menunjukkan partisipasi mereka kepada orang lain dalam pemecahan suatu permasalahan. Pembelajaran kooperatif tipe keliling kelompok merupakan cara yang efektif untuk mengubah pola diskusi di dalam kelas yang akan mengaktifkan setiap anggota kelompok. Dimana penerapannya dimulai dari pertama sekali siswa membentuk kelompoknya masing-masing, kemudian masing-masing kelompok diberi waktu 15 menit untuk mempelajari materi yang akan dibahas. Sebelumnya guru telah mempersiapkan pertanyaan yang sesuai dengan indikator (satu buah karton dibuat satu pertanyaan) ditempel di dinding kelas (depan, samping, belakang) dengan jarak tertentu. Setiap kelompok berdiri di depan kertas kartonnya masing-masing, Guru menentukan waktu untuk memulai menulis, Siswa cukup mengisi satu jawaban dengan waktu yang ditentukan guru, Seterusnya tiap kelompok bergilir mengisi jawaban menurut arah jarum jam, dan begitu seterusnya. akhir semua kegiatan diadakan diskusi kelas dan tanya jawab.

14. Reciprocal Teaching (Pengajaran Timbal Balik)

Model pembelajaran kooperatif tipe reciprocal teaching (pengajaran timbal balik) dikembangkan oleh Brown & Paliscar (1982). Pengajaran timbal balik atau reciprocal teaching ini juga merupakan sebuah model pembelajaran kooperatif yang meminta siswa untuk membentuk pasangan-pasangan saat berpartisipasi dalam sebuah dialog (percakapan atau diskusi) mengenai sebuah teks (bahan bacaan). Setiap anggota pasangan akanbergantian membaca teks dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan, menerima dan memperoleh umpan balik (feedback). Model pembelajaran tipe reciprocal teaching ini memungkinkan siswa untuk melatih dan menggunakan teknik-teknik metakognitif seperti mengklarifikasi, bertanya, memprediksi, dan menyimpulkan. Model pembelajaran kooperatif tipe reciprocal teaching ini dikembangkan atas dasar bahwa siswa dapat belajar secara efektif dari siswa lainnya. Baca artikel yang lebih rinci tentang model pembelajaran kooperatif tipe reciprocal teaching (pengajaran timbal balik).

15. CIRC (Cooperative Integrated Reading Composition)

Model pembelajaran kooperatif tipe CIRC (cooperative integrated reading composition) adalah sebuah model pembelajaran yang sengaja dirancang untuk mengembangkan kemampuan membaca, menulis, dan keterampilan-keterampilan berbahasa lainnya baik pada jenjang pendidikan tinggi maupun jenjang dasar. Pada tipe model pembelajaran kooperatif yang satu ini siswa tidak hanya mendapat kesempatan belajar melalui presentasi langsung oleh guru tentang keterampilan membaca dan menulis, tetapi juga teknik menulis sebuah komposisi (naskah). CIRC dikembangkan untuk menyokong pendekatan pembelajaran tradisional pada mata pelajaran bahasa yang disebut “kelompok membaca berbasis keterampilan”. Pada model pembelajaran CIRC ini siswa berpasang-pasangan di dalam kelompoknya. Ketika guru sedang membantu sebuah kelompok-membaca (reading group), pasangan-pasangan saling mengajari satu sama lain bagaimana “membaca-bermakna” dan keterampilan menulis melalui teknik reciprocal (timbal balik). Mereka diminta untuk saling bantu untuk menunjukkan aktivitas pengembangan keterampilan dasar berbahasa (misalnya membaca bersuara (oral reading), menebak konteks bacaan, mengemukakan pertanyaan terkait bacaan, menyimpulkan, meringkas, menulis sebuah komposisi berdasarkan sebuah cerita, hingga merevisi sebuah komposisi). Setelah itu, buku kumpulan komposisi hasil kelompok dipublikasikan pada akhir proses pembelajaran. Semua kelompok (tim) kemudian diberikan penghargaan atas upaya mereka dalam belajar dan menyelesaikan tugas membaca dan menulis.

16. The Williams

Tipe model pembelajaran kooperatif The Williams mengajak siswa melakukan kolaborasi untuk menjawab sebuah pertanyaan besar yang merupakan sebuah tujuan pembelajaran. Pada model pembelajaran ini siswa dikelompok-kelompoknya secara heterogen seperti pada tipe STAD. Kemudian setiap kelompok diberikan pertanyaan yang berbeda-beda dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif yang memungkinkan siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran tersebut.

17. TPS (Think Pairs Share)

Model pembelajaran kooperatif tipe TPS (think pairs share) mulanya dikembangkan oleh Frank T. Lyman (1981). Tipe model pembelajaran kooperatif ini memungkinkan setiap anggota pasangan siswa untuk berkontemplasi terhadap sebuah pertanyaan yang diajukan. Setelah diberikan waktu yang cukup mereka selanjutnya diminta untuk mendiskusikan apa yang telah mereka pikirkan tadi (hasil kontemplasi) dengan pasangannya masing-masing. Setelah diskusi dengan pasangan selesai, guru kemudian mengumpulkan tanggapan atau jawaban atas pertanyaan yang telah diajukan tersebut dari seluruh kelas.

18. TPC (Think Pairs Check)

Model pembelajaran kooperatif tipe think pairs-check adalah modifikasi dari tipe think pairs share, di mana penekanan pembelajaran ada pada saat mereka diminta untuk saling cek jawaban atau tanggapan terhadap pertanyaan guru saat berada dalam pasangan.

19. TPW (Think Pairs Write)

Tipe model pembelajaran kooperatif TPW (Think Pairs Write) juga merupakan variasi dari model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pairs Share). Penekanan model pembelajaran kooperatif tipe ini adalah setelah mereka berpasangan, mereka diminta untuk menuliskan jawaban atau tanggapan terhadappertanyaan yang telah diberikan oleh guru. Model pembelajaran kooperatif tipe TPW ini sangat cocok untuk pelajaran menulis.

20. Tea Party (Pesta Minum Teh)

Pada model pembelajaran kooperatif tipe tea party, siswa membentuk dua lingkaran konsentris atau dua barisan di mana siswa saling berhadapan satu sama lain. Guru mengajukan sebuah pertanyaan (pada bidang mata pelajaran apa saja) dan kemudian siswa mendiskusikan jawabannya dengan siswa yang berhadapanan dengannya. Setelah satu menit, baris terluar atau lingkaran terluar bergerak searah jarum jamsehingga akan berhadapan dengan pasangan yang baru. Guru kemudian mengajukan pertanyaan kedua untuk mereka diskusikan. Langkah-langkah seperti ini terus dilanjutkan hingga guru selesai mengajukan 5 atau lebih pertanyaan untuk didiskusikan. Untuk sedikit variasi dapat pula  siswa diminta menuliskan pertanyaan-pertanyaan pada kartu-kartu untuk catatan nanti bila diadakan tes.

21. Write Around (Menulis Berputar)

Model pembelajaran kooperatif tipe write around ini cocok digunakan untuk menulis kreatif atau untuk menulis simpulan. Pertama-tama guru memberikan sebuah kalimat pembuka (contohnya: Bila kamu akan berulang tahun, maka kamu akan meminta hadiah berupa...). Mintalah semua siswa dalam setiap kelompok untuk menyelesaikan kalimat tersebut. Selanjutnya mereka ia menyerahkan kertas berisi tulisannya tersebut ke sebelah kanan, dan membaca kertas lain yang mereka terima setelah diserahkan oleh kelompok lain, kemudian menambahkan satu kalimat lagi. Setelah beberapa kali putaran, maka akan diperoleh 4 buah cerita atau tulisan (bila di kelas dibentuk 4 kelompok). Selanjutnya beri waktu bagi mereka untuk membuat sebuah kesimpulan dan atau mengedit bagian-bagian tertentu, kemudian membagi cerita atau simpulan itu dengan seluruh kelas. Write around adalah modifikasi dari model pembelajaran kooperatif go around.

22. Round Robin Brainstorming atau Rally Robin

Contoh pelaksanaan model pembelajaran kooperatif Round Robin Brainstorming misalnya : berikan sebuah kategori (misalnya “nama-nama provinsi di Indonesia) untuk didiskusikan. Mintalah siswa bergantian untuk menyebutkan item-item yang termasuk ke dalam kategori tersebut.

23. LT (Learning Together)

Orang yang pertama kali mengembangkan jenis model pembelajaran kooperatif tipe Learning Together (Belajar Bersama) ini adalah David johnson dan Roger Johnson di Universitas Minnesota pada tahun 1999. Pada model pembelajaran kooperatif tipe Learning Together, siswa dibentuk oleh 4 – 5 orang siswa yang heterogen untuk mengerjakan sebuah lembar tugas. Setiap kelompok hanya diberikan satu lembar kerja. Mereka kemudian diberikan pujian dan penghargaan berdasarkan hasil kerja kelompok. Pada model pembelajaran Kooperatif dengan variasi seperti Learning Together ini, setiap kelompok diarahkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan untuk membangun kekompakan kelompok terlebih dahulu dan diskusi tentang bagaimana sebaiknya mereka bekerjasama dalam kelompok.

24. Student Team Learning (STL - Kelompok Belajar Siswa)

Model pembelajaran kooperatif tipe student team learning ini dikembangkan di John Hopkins University – Amerika Serikat. Lebih dari separuh penelitian tentang pembelajaran kooperatif di sana menggunakan student team learning. Pada dasarnya model pembelajaran kooperatif yang satu ini sama saja dengan model pembelajaran kooperatif yang lain yaitu adanya ide dasar bahwa siswa harus bekerjasama dan turut bertanggungjawab terhadap pembelajaran siswa lainnya yang merupakan anggota kelompoknya. Pada tipe STL ini penekanannya adalah bahwa setiap kelompok harus belajar sebagai sebuah tim. Ada 3 konsep sentral pada model pembelajaran kooperatif tipe STL ini, yaitu: (1) penghargaan terhadap kelompok; (2) akuntabilitas individual; (3) kesempatan yang sama untuk memperoleh kesuksesan. Pada sebuah kelas yang menerapkan model pembelajaran ini, setiap kelompok dapat memperoleh penghargaan apabila mereka berhasil melampaui ktiteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Akuntabilitas individual bermakna bahwa kesuksesan sebuah kelompok bergantung pada pembelajaran yang dilakukan oleh setiap individu anggotanya. Pada model pembelajaran tipe STL, setiap siswa baik dari kelompok atas, menengah, atau bawah dapat memberikan kontribusi yang sama bagi kesuksesan kelompoknya, karena skor mereka dihitung berdasarkan skor peningkatan dari pembelajaran mereka sebelumnya.

25. Two Stay Two Stray

Model pembelajaran kooperatif two stay two stray ini sebenarnya dapat dibuat variasinya, yaitu berkaitan dengan jumlah siswa yang tinggal di kelompoknya dan yang berpencar ke kelompok lain. Misalnya: (1) one stay three stray (satu tinggal tiga berpencar); dan (2) three stay one stray (tiga tinggal satu berpencar). Model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dikembangkan pertama kali oleh Spencer Kagan (1990). Dengan struktur kelompok kooperatif seperti tipe two stay two stray ini dapat memberikan kesempatan kepada tiap kelompok untuk saling berbagi informasi dengan kelompok-kelompok lain.

Demikianlah 25 contoh model pembelajaran kooperatif untuk guru, semoga bermanfaat, dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]

Jumat, 25 Oktober 2013

Mau Lihat Pengumuman Hasil PLPG Unila 2013? Cek Disini!

1 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. PLPG Unila tahun 2013 sudah memasuki tahap ke-6 dari 9 tahap yang direncanakan. Namun Panitia Sertifikasi Guru FKIP Universitas Lampung sudah mulai mengumumkan kelulusan hasil PLPG Unila 2013. Pengumuman hasil PLPG Unila 2013 sudah dapat dilihat melalui alamat website http://sertifikasi.fkip.unila.ac.id/. Untuk sementara hasil PLPG Unila yang dapat dilihat adalah hasil kelulusan peserta PLPG tahap 1 sampai dengan tahap 5.

Hasil PLPG Unila 2013 dapat diakses oleh masing-masing peserta PLPG dengan memasukkan nama atau nomor peserta sertifikasi. Hasil kelulusan PLPG Unila 2013 berupa keterangan hasil penilaian UTN, UTL, Ujian Praktek, Hasil Worskhop, Penilaian Teman Sejawat, Skor Partisipasi  dan Skor Akhir Kelulusan PLPG.

Selanjutnya, untuk melihat hasil PLPG Unila dan pengumuman kelulusan PLPG Unila, Rayon 107 Unila menyediakan Sistem Informasi Menajamen Sertifikasi Guru (SIMSERGU) di website http://sertifikasi.fkip.unila.ac.id/.

Berikut ini langkah-langkah cara cek hasil kelulusan PLPG Unila 2013...

Buka alamat http://fkip.unila.ac.id. Situs http://fkip.unila.ac.id mempunyai banyak sistem informasi layanan, cari info tentang sertifikasi guru di pojok kanan atas yg memiliki logo SG2013 Sertifikasi Guru atau langsung menuju alamat http://sergu.fkip.unila.ac.id/, pada sidebar sebelah kanan cari dan klik logo “Cara Lihat Pengumuman Hasil PLPG 2013”

Kemudian kita akan menuju alamat http://sertifikasi.fkip.unila.ac.id/cari_plpg.php, di halaman tersebut pilih "Cek Nilai PLPG" akan ada kotak untuk memasukkan nama atau nomor peserta sertifikasi, lalu ketikan no peserta sertifikasi guru setelah di ketik kemudian enter maka akan keluar informasi dimana bapak/ibu guru akan mengikuti kegiatan PLPG contoh : (no peserta terdiri atas 14 digit contoh : 13120409710xxx arti dari kode no peserta adalah :  13 tahun sertifikasi, 12 kode provinsi lampung, 04 kode kabupaten,  097 kode bidang studi 10xxx no urut peserta.


Peserta yang belum dinyatakan Lulus diberi kesempatan mengikuti ujian ulang sebanyak 2 kali. Pelaksanaan Ujian Ulang I, untuk Tahap I s.d. Tahap V, akan dilaksanakan pada :

hari/tanggal          : Selasa / 29 Oktober 2013
waktu                    : Pukul 08.00 WIB s.d. selesai
tempat                   : Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung

Unduh Surat
Form Identitas Diri (Peserta yang dinyatakan lulus)
Unduh Informasi Peserta Lulus & Tata Tertib Peserta Ujian Ulang

Untuk cek Jadwal PLPG Unila caranya ada DISINI


Demikian informasi Pengumuman Hasil PLPG Rayon 107 Unila, semoga bermanfaat terimakasih, dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]

Kamis, 24 Oktober 2013

Dapodikdas 2013, Aplikasi Baru, Adakah Masalah Baru?

23 komentar
Assalamu’alaikum rekan rodajaman.  Peluncuran aplikasi dapodik 2013 ternyata lebih ramai dibanding saat rilis perdana aplikasi dapodik 2012. Semua yang berkepentingan dengan dapodik terutama pihak sekolah dan operator sekolah dengan setia menanti kedatangan aplikasi pendataan terbaru, bahkan sudah menunggu-nunggu jauh sebelum rilis resminya. Hal ini menunjukkan kepedulian dan semangat pemangku kepentingan untuk menyukseskan program pendataan pendidikan yang notabene terintegrasi dengan semua program pemerintah.


Adanya pendataan dapodik secara online merupakan dampak kemajuan teknologi informasi yang tidak bisa terhindarkan dan mau tidak mau harus dilaksanakan oleh pemerintah untuk mendukung terwujudnya data berkualitas yang cepat, tepat, akurat dan bermanfaat. Dengan segala keterbatasan, semua sekolah baik di perkotaan maupun di wilayah pelosok telah berpartisipasi dalam membangun data pendidikan. Ketika Dapodik sangat berpengaruh terhadap segala jenis bantuan dan tunjangan, maka ketika itu pula semua yang berkepentingan berlomba-lomba memperhatikan kualitas datanya.

Saat ini, sebagian sekolah sudah diperkenalkan aplikasi dapodik 2013 yang digunakan dalam pendataan tahun pelajaran 2013/2014. Dengan berlakunya aplikasi dapodik 2013, maka berakhirlah masa kejayaan aplikasi pendataan 2012. Kita masih ingat, banyaknya masalah yang menghinggapi sekolah karena kurangnya pemahaman dalam penggunaan aplikasi dapodik serta cara pengisian dapodik. Dan bagaimana jalan keluar bagi sekolah  dan PTK yang merasa bermasalah dalam dapodiknya. Ternyata, sekolah dan operator sekolah serta PTK harus mencari solusi sendiri untuk mengatasi permasalahannya.

Beredarnya aplikasi dapodikdas 2013, bukan berarti semua masalah pengisian data sekolah, data PTK, dan data peserta didik sudah terselesaikan.  Aplikasi baru pasti akan membawa permasalahan baru. Tidak semua operator dapat terhindar dan bebas dari permasalahan. Permasalahan yang terjadi bukan berarti aplikasi dapodik 2013 bermasalah. Namun kendala dan masalah ini lebih diakibatkan oleh faktor teknis.  Dan masalah ini perlu diketahui agar dapat diantisipasi oleh pengguna.

Dari pengamatan rodajaman, ada beberapa permasalahan yang mungkin akan ditemui dalam menggunakan aplikasi dapodikdas 2013, yaitu antara lain :
  1. Spesifikasi komputer kurang sesuai
  2. Internet Browser kurang mendukung
  3. Kode registrasi bukan milik sekolah atau koreg tidak dikenal
  4. Data prefill dapodik tidak dapat dibaca dan tidak dapat digunakan
  5. Data prefill tidak langsung masuk di aplikasi
  6. Proses instalasi aplikasi dapodikdas 2013 tidak berhasil
  7. Proses registrasi sering gagal
  8. Riskan untuk digunakan multi komputer
  9. Ragu untuk digunakan muti user
  10. Bingung tidak ada backup lokal
  11. Banyak data invalid
  12. Data invalid harus nol
  13. Data harus sempurna dan terisi semua
  14. Banyak istilah kolom pengisian data yang kurang dimengerti
  15. Pengisian data harus berurutan
  16. Pengisian data manual tidak ada export import
  17. Sinkronisasi gagal
Nah...itulah beberapa yang menjadi pemrasalahan atau kendala dalam aplikasi dapodik 2013, mungkin masih banyak kendala lainnya. Namun kendala dan permasalahan itu mudah-mudahan dapat teratasi seiring dengan semakin seringnya kita berhadapan dengan aplikasi tersebut. Biasanya dari permasalahan maka kita dapat mengetahui solusinya dan kita dapat lebih memahaminya. Dan bagi rekan yang sudah mulai sibuk dengan aplikasi dapodik 2013 selamat bekerja dan semoga tidak menemui masalah. Demikianlah catatan khas rodajaman, semoga bermanfaat dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]

Jumat, 18 Oktober 2013

Pentingnya Kode Registrasi dan Data Prefill di Dapodik 2013

13 komentar
Assalamu’alaikum rekan rodajaman. Setelah aplikasi dapodikdas 2013 resmi beredar, sampai saat ini sayapun belum mencoba registrasi aplikasi dapodik 2013. Untuk melakukan registrasi aplikasi dapodikdas 2013,  syarat utamanya adalah harus mempunyai Koreg atau Kode Registrasi Sekolah. Selain Kode Registrasi juga harus tersedia Data Prefill Dapodik. Sedangkan hingga saat ini, kode registrasi sekolah belum dibagikan oleh KK-Datadik Dinas Pendidikan Kabupaten.

Apa itu kode registrasi sekolah? Kode registrasi adalah “kunci” untuk memuat data sekolah. Kode registrasi akan dibagikan oleh KK-DATADIK Dinas Pendidikan masing-masing daerah. Pastikan rekan rodajaman menggunakan kode registrasi sekolah sendiri dan tidak membagi atau memberitahu kode ini pada pihak yang tidak berkepentingan. Kode Registrasi digunakan pada saat registrasi awal di aplikasi (aktivasi). Jika rekan rodajaman sudah menerima kode registrasi sekolah, simpan baik-baik koreg tersebut, karena merupakan rahasia sekolah.

Selain Koreg, hal yang tidak kalah pentingnya adalah Data Prefill.  Pada aplikasi pendataan versi 2012, data prefill hanya terbatas pada PTK dan tidak uptodate, namun pada aplikasi dapodik versi 2013 sudah menyertakan data prefill yang diambil dari data pengiriman aplikasi 2012. Jadi nantinya di aplikasi dapodik 2013 sudah berisi data yang kita kirim sebelumnya yaitu data hasil kiriman ke server dari sekolah-sekolah per tanggal 1 Juli 2013, kemudian data tersebut akan di package ulang sehingga ketika login di aplikasi yang baru, sekolah hanya tinggal mengentri data siswa baru, Pemetaan rombel, dan melengkapi data yang belum terisi di aplikasiversi sebelumnya.

Untuk mengunduh Data Prefill Dapodik 2013, syaratnya harus mempunyai Kode Registrasi Sekolah. Cara mengunduh data prefill adalah dengan mengunjungi halaman Informasi Dapodikdas 2013 dengan alamat http://118.98.166.59  lalu pilih menu Download, pilih dan klik Prefill, masukkan kode registrasi sekolah, lalu klik Download atau langsung menuju http://118.98.166.59/laman/prefill.


Demikianlah sekedar cataatn tentang kode registrasi sekolah dan data prefill dapodik 2013, sebagai persiapan mengentri data dapodikdas 2013, semoga bermanfaat dan salam rodajaman.
[selengkapnya..]

Kamis, 17 Oktober 2013

Dapodik Beres, Pencairan Tunjangan Profesi Triwulan 3 Lancar

8 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Saya pernah menulis tentang SKTP terbit, tunjangan cair, dapodik berakhir. Maksudnya, SK Tunjangan Profesi dapat diterbitkan berdasarkan kelengkapan data PTK yang ada di Dapodik. Setelah menerima SKTP, maka PTK berhak menerima Tunjangan Profesi. Karena dengan suksesnya dapodik, maka terbitlah SK Tunjangan Profesi. Lalu apakah dapodik yang terdiri atas 3 entitas data, yaitu data sekolah, data peserta didik dan data PTK tersebut masih berlanjut?, ternyata dapodik akan terus dikembangkan bahkan Dapodik yang sekarang bernama Dapodikdas akan menjadi satu-satunya data resmi pendidikan di Kemendikbud, dengan slogannya Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Data.

Pada posting Guru Bersertifikat Was-Was Karena Dapodik Belum Valid, saya mengatakan bahwa peran dapodik sangat penting untuk kepentingan guru khususnya yang menyangkut tunjangan. Apabila dapodik tidak valid, maka dikhawatirkan guru yang sudah sertifikasi tidak mendapatkan SK Tunjangan Profesi. Buktinya, dengan masih adanya rekan guru yang belum memiliki SKTP 2013 dan hingga Triwulan 3 belum bisa merasakan dana tunjangan. Tidak terbitnya SKTP, umumnya disebabkan karena kekurangan jam mengajar tidak mencapai 24 jam linier.
Saat ini sudah dirilis Aplikasi Dapodikdas 2013. Namun aplikasi Dapodik 2013 lebih diperuntukkan bagi pendataan tahun pelajaran 2013/2014. Sedangkan SK Tunjangan Profesi yang sudah diterbitkan dan berlaku 1 tahun ini, didasarkan dari dapodik tahun pelajaran 2012/2013. Bagi rekan guru yang ingin mengecek datanya valid atau belum bisa baca artikelnya di Cara Terbaru Cek Kualitas Data Guru/PTK.

Bagi guru yang menantikan tunjangan, saat ini sudah masuk tahap pencairan Triwulan 3. Jadwal Pencairan Tunjangan Profesi Triwulan 3 adalah tanggal 9-16 Oktober 2013, terutama bagi guru yang menerima tunjangannya langsung dari pemerintah pusat. Silakan cek rekening anda, siapa tahu dana tunjangan profesi sudah dibayarkan. Guru yang menerima tunjangan langsung dari pusat adalah guru non PNS, guru PNS dibawah naungan Pemerintah Provinsi dan Guru SLB.

Pada Pencairan Tunjangan Profesi Triwulan III tahun 2013, data tetap berdasarkan dari Dapodik. Untuk sementara data yang diambil adalah data Semester 2 tahun pelajaran 2012/2013. Tetapi, bagi guru yang merasa sudah punya SKTP, dan sudah menerima tunjangan, jangan senang dulu. Karena pencairan tunjangan profesi triwulan 3 ini akan di evaluasi kembali menggunakan data dari pengiriman data DAPODIKDAS 2013 semester 1 tahun pelajaran 2013/2014, jika ternyata tidak memenuhi persyaratan, maka PTK tersebut wajib mengambalikan Tunjangan Profesi yg telah diterima dan tidak akan menerima tunjangan pada periode berikutnya.

Jadi, segera cek rekening bank masing-masing, lalu lengkapi data pada dapodikdas 2013, maka mudah-mudahan dapat terus menerima tunjangan, karena memang sudah haknya. Demikianlah info tentang pencairan tunjangan profesi triwulan 3 2013 semoga bermanfaat, dan salam rodajaman.
[selengkapnya..]

Rabu, 16 Oktober 2013

Daftar Peserta PLPG Unsyiah Tahap 4 Tahun 2013

6 komentar
Assalamu’alaikum rekan rodajaman. Setelah berakhirnya PLPG Unsyiah Tahap 3 dan libur sejenak untuk merayakan Hari Raya Idul Adha, maka PLPG Tahap 4 Rayon 101 Unsyiah akan segera dilaksanakan mulai tanggal 19 Oktober sampai dengan 28 Oktober 2013. Bagi peserta sertifikasi guru wilayah Aceh dan sekitarnya, Daftar Peserta PLPG Tahap 4 Rayon 101 Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Tahun 2013 sudah beredar. Dan undangan pemanggilan peserta PLPG Tahap 3 Rayon 101 Unsyiah sudah dapat dilihat melalui website http://sertifikasiguru.fkip.unsyiah.ac.id.


Sekedar mengingatkan, berikut ini jadwal PLPG Rayon 101 Unsyiah tahun 2013 yang terbagi dalam 7 tahap

Tahap     Tanggal Kegiatan
1     7 - 16 September 2013
2     21 - 30 September 2013
3     3 - 12 Oktober 2013
4     19 - 28 Oktober 2013
5     30 Okt - 8 November 2013
6     10 - 19 November 2013
7     21 - 30 November 2013

Dan berikut ini undangan pemanggilan peserta PLPG Tahap 4 Rayon 101 Unsyiah Tahun 2013, berdasarkan surat dari Panitia Sertifikasi Guru Unsyiah kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota masing-masing.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Rayon 101 Universitas Syiah Kuala tahap ke-4 tahun 2013, kami mohon kesediaan Saudara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk menyebarluaskan undangan ini kepada peserta PLPG (daftar terlampir) di wilayah masing-masing. Kegiatan PLPG akan dilaksanakan pada:
  
Hari / tanggal : Sabtu s.d. Senin / 19 s.d. 28 Oktober 2013
Cek In : Sabtu, 19 Oktober 2013, pukul 14.00 WIB, di tempat penginapan masing-masing peserta (terlampir)
Pembukaan : Sabtu, 19 Oktober 2013, pukul 14.30 WIB, Di Auditorium FKIP

Perlu kami informasikan bahwa perjalanan (PP) peserta menjadi tanggungan peserta atau Lembaga Saudara.  Panitia hanya  menanggung  biaya  akomodasi  dan  konsumsi  selama kegiatan berlangsung.

Dengan terbatasnya akses internet, dimohon kesediaan saudara untuk mengunduh/mendownload serta menyampaikan pemanggilan PLPG tahap ke-4 ini kepada yang bersangkutan, sehingga yang bersangkutan sudah berada di Banda Aceh sebelum diklat dilaksanakan.

Demikian, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Panitia Sertifikasi Guru Unsyiah
Sekretaris Rayon 101,

D.t.o.

Dr. Djufri, M.Si.
NIP 196311111989031001

Lampiran :
Download : Tahap 4 Undangan
Download : Peserta PLPG Tahap 4 Rayon 101 Unsyiah 2013
Download : Lokasi Penginapan PLPG 2013


Demikianlah informasi PLPG Tahap 4 Rayon 101 Unsyiah tahun 2013, semoga bermanfaat, selamat mengikuti PLPG Unsyiah dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]

Selasa, 15 Oktober 2013

Jadwal PLPG Untan Gelombang 5 Tahun 2013

0 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Universitas Tanjungpura Pontianak Kalimantan Barat telah melaksanakan PLPG sejak Gelombang 1 tanggal 18 Agustus 2013. Menurut rencana PLPG Untan tahun 2013 akan berlangsung selama 9 Gelombang. Dan untuk PLPG Gelombang 5 akan segera dilaksanakan yaitu mulai tanggal 18 Oktober sampai dengan 27 Oktober 2013.

Berdasarkan pengumuman di http://www.sergurayon20.net/, berikut ini selengkapnya...

Sehubungan dengan hasil verifikasi berkas peserta Sertifikasi Guru dalam Jabatan tahun 2013 yang mengikuti jalur Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Dengan ini diinformasikan hal-hal sebagai berikut.
  • PLPG Gelombang 5 (LIMA) dilaksanakan pada tanggal 18 s.d. 27 Oktober 2013.
  • Peserta dari luar kota langsung masuk ke tempat penginapan (daftar dan alamat terlampir) pada tanggal 18 Oktober 2013, pukul 10.00 WIB.
  • Registrasi peserta dilakukan di lokasi pelatihan.
  • Peserta diharapkan membaca Ketentuan Umum dan Tata Tertib PLPG tahun 2013.
  • Hal-hal yng belum jelas dapat ditanyakan langsung ke panitia melalui nomor Telp./Hp. (0561) 732275/081256117330.
INFO REVISI!!
Khusus untuk peserta dari luar kota Pontianak yang lokasi belajarnya di BALATKOP (Kelas L dan M), dipindahkan ke Asrama Haji dan tempat pelatihan di PGSD. Transportasi disediakan oleh Panitia.
Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Catatan:
- Untuk Asrama Haji/DEKOPIN (Menginap di Asrama Haji, Belajar di Dekopin).
- Untuk Asrama Haji/PGSD (Menginap di Asrama Haji, Belajar di PGSD)

Lampiran:
Surat Pemanggilan PLPG (unduh)
Kabupaten Sambas (unduh)
Kabupaten Pontianak (unduh)
Kabupaten Sanggau (unduh)
Kabupaten Sintang (unduh)
Kabupaten Kapuas Hulu (unduh)
Kabupaten Ketapang (unduh)
Kabupaten Kayong Utara (unduh)
Kabupaten Bengkayang (unduh)
Kabupaten Landak (unduh)
Kabupaten Melawi (unduh)
Kabupaten Sekadau (unduh)
Kabupaten Kubu Raya (unduh)
Kota Pontianak (unduh)
Kota Singkawang (unduh)

Keterangan Lokasi:
ASRAMA HAJI : Jln. Sutoyo.
BALATKOP : Jln. Dr. Soetomo, No.1 (Di samping SPBU Kota Baru).
BAPELKES/UPELKES : Jln. 28 Oktober (Di depan Lapangan Golf).
DEKOPIN : Jln. Sutoyo.
PENGINAPAN DEMPO/DIAN PATRIA : Jln. Ahmad Yani, Gg. Sepakat 2.
PONDOK ARI  : Jln. Imam Bonjol, (Di depan Magister Manajemen Untan).
PGSD : Jln. Karya Bakti.
WISMA PELANGI : Jln. Imam Bonjol (Di samping Hotel 95).

Demikianlah Jadwal dan Peserta PLPG Untan Gelombang 5, semoga bermanfaat, dan salam rodajaman.


[selengkapnya..]

Minggu, 13 Oktober 2013

Jadwal PLPG Unsri Tahap 5 Tahun 2013

2 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Bagi rekan guru peserta PLPG 2013 Rayon 104 Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, berikut ini informasi jadwal PLPG Tahap 5 Unsri dan daftar peserta PLPG Unsri Tahap 5 yang akan dilaksanakan tanggal 18 Oktober s/d 27 Oktober 2013 untuk wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.


Peserta PLPG Rayon 104 Unsri Tahun 2013 diharapkan membawa :
  • Pengantar dari Diknas Kabupaten/Kota
  • Silabus, Kurikulum Inti dan RPP, Buku bahan ajar dan alat peraga peerteaching yang diperlukan
  • Membawa pakaian secukupnya termasuk pakaian olahraga dan perlengkapan lainnya
  • Fotokopi ijazah terakhir yang telah dilegalisir 2 lembar
  • Fotokopi SK PNS/SK Guru Tetap Yayasan yang telah dilegalisir 2 lembar, beserta penghasilan/gaji tetap Yayasan.
  • Surat Keterangan Kesehatan dari Dokter Pemerintah (Puskesmas)
  • Pasfoto berwarna ukuran 3x4 cm sebanyak 4 lembar
  • Membawa laptop (bagi yang memiliki)
Panitia hanya menyediakan penginapan selama 9 hari kegiatan, sedangkan transport pergi pulang dari tempat asal menjadi tanggungan peserta. Lokasi tempat pelaksanaan PLPG 2013 Rayon 104 Unsri adalah sebagai berikut :

     Hotel The Premium A
     Hotel The Premium B
     Asrama Haji A
     Asrama Haji B
     Wisma Rupalesta
     Wisma Inayah
     Wisma Lintang
     Wisma Musdalifa
     BP3NFI

Berikut ini Daftar Peserta PLPG Tahap 5 Rayon 104 Unsri Tahun 2013 yang dapat diunduh berdasarkan kabupaten/kota asal peserta yang memuat informasi nomor peserta, nama, mata pelajaran, instansi, jenjang, lokasi PLPG dan ruang kelas PLPG.

Surat Pemanggilan PLPG Tahap V Kuota 2013 -
Kab Ogan Ilir, Empat Lawang, Kota Palembang -
Kota Prabumulih, Pagaralam -
Kab Banyuasin, OKU Timur, OKU Selatan -
Kab Muara Enim, Lahat -
Kab Musi Banyuasin, OKI, OKU -
Kepulauan Bangka Belitung -

Demikian yang dapat rodajaman sampaikan, terimakasih, dan salam rodajaman.
[selengkapnya..]

Senin, 07 Oktober 2013

PLPG Tahap 6 Rayon 109 UNJ Tahun 2013

3 komentar
Assalamu'alaikum, rekan rodajaman. Kali ini rodajaman informasikan mengenai jadwal PLPG 2013 Tahap 6 Rayon 109 UNJ (Universitas Negeri Jakarta)  tahun 2013 bagi rekan guru peserta sertifikasi guru di wilayah Rayon 109 UNJ berikut ini informasi yang dari website asg.unj.ac.id....



PELAKSANAAN PLPG TAHAP  6  RAYON 109 UNJ TAHUN 2013
  • HARI/TANGGAL:  KAMIS-JUMAT /  17 - 25  OKTOBER 2013 
  • LOKASI PLPG : LPMP Banten, P4TK Penjaskes-BK, Wisma Kinasih, Graha Insan Cita, Sawangan Golf, dan P4TK Bahasa.
SURAT UNDANGAN PLPG TAHAP 6 BISA DILIHAT DI SINI

DAFTAR PESERTA PLPG TAHAP 6 BISA DILIHAT DI SINI

Ketentuan bagi peserta PLPG:
  1. Check in peserta pada hari pertama PLPG Jam 09.00-11.00 di lokasi PLPG
  2. Pembukaan di hari pertama PLPG, Jam 12.30 WIB
  3. Peserta wajib membawa BERKAS ASLI  ijazah terakhir,  Pas foto ukuran 3x4 warna=2 lembar (background merah)
  4. Peserta diharapkan membawa kelengkapan menginap selama 9 hari, alat tulis (ballpoint, pensil 2B, Alas/Papan Ujian Tulis, penghapus, penggaris), RPP, Bahan Ajar, media pembelajaran, LKS dan referensi yang relevan dengan kurikulum 2013
  5. Peserta membawa surat keterangan berbadan sehat dari dokter (klinik/puskesmas/RS)
  6. Panitia menyediakan penginapan dan konsumsi
  7. Selama pelaksanaan PLPG peserta tidak diperkenankan meninggalkan tempat diklat
  8. Peserta hadir pada setiap sesi materi sesuai jadwal
  9. Peserta diharapkan membawa laptop dan flashdisk untuk keperluan workshop dan praktik mengajar
  10. Hal-hal yg belum tercantum dalam ketentuan ini akan diinformasikan pada saat pelaksanaan PLPG
  11. informasi: telp (021) 2926 6200 atau (021) 4786 3828
Demikian informasi jadwal PLPG Tahap 6 Rayon 109 UNJ tahun 2013 yang dapat saya sampaikan, terimakasih dan salam rodajaman.
[selengkapnya..]

Kamis, 03 Oktober 2013

Cara Download Aplikasi Dapodik 2013

7 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Launching halaman Informasi Dapodikdas 2013 di http://118.98.166.59 bersamaan diluncurkannya aplikasi dapodik 2013. Aplikasi dapodik 2013 sebenarnya sudah dipersiapkan sejak lama, bahkan pelatihan dan sosialisasi bagi operator dapodik sudah dilakukan sejak bulan Juli 2013. Di kalangan terbatas, aplikasi dapodik 2013 sudah diperkenalkan dengan merilis aplikasi dapodik 2013 versi beta yang belum disempurnakan.

Aplikasi Dapodik 2013 yang resmi dan akan digunakan sebagai aplikasi pendataan pendidikan dasar tahun 2013/2014 adalah Installer Dapodikdas v 2.0 (build 0210130120). Jadi bagi para pemangku kepentingan pendataan pendidikan dasar, khususnya para operator dapodik harus memahami dan mempelajari terlebih dahulu aplikasi dapodik 2013. Karena aplikasi dapodik 2013 sangat berbeda dengan aplikasi dapodik sebelumnya.

Hal yang perlu dilakukan sebagai langkah awal adalah mendownload aplikasi dapodikdas 2013. Bagaimana cara mendownload aplikasi pendataan 2013 dan dimana tempat mendownload aplikasi pendataan pendidikan tahun 2013.

Untuk mendownload aplikasi terbaru dapodik 2013 caranya sebagai berikut....

Kunjungi http://118.98.166.59/, akan menuju halaman Informasi Dapodik...


kemudian pilih menu Download, atau bisa anda langsung ke alamat http://118.98.166.59/laman/unduh....


Kemudian pada Aplikasi klik Installer Dapodikdas v 2.0 (build 0210130120)
dan klik Simpan Berkas.  Besar File 27,8 MB

Tunggu beberapa saat sehingga semua file dapat disimpan. Setelah selesai mendownload Installer Dapodikdas 2013, lalu lanjutkan download Prefill Database. Namun untuk mendownload data prefill ini harus memasukkan Kode Registrasi Sekolah masing-masing. Ingat Kode Registrasi untuk Dapodikdas 2013 akan diberikan oleh Dinas Kabupaten/Kota masing-masing, bukan kode resgitrasi lama aplikasi dapodik 2012. Seandainya sekolah belum mempunyai kode registrasi harap menunggu kemungkinan saat ini masih dalam proses distribusi.

Demikianlah informasi cara download aplikasi dapodik 2013, sebelum menggunakan aplikasi dapodikdas 2013 ada baiknya baca dulu Hal yang Perlu Sebelum Menginstall Aplikasi Dapodik 2013 semoga bermanfaat, dan Salam RodaJaman.


[selengkapnya..]

Hal yang Harus Dipahami Sebelum Menggunakan Aplikasi Dapodik 2013

1 komentar
Assalamu’alaikum rekan rodajaman. Tanggal 1 Oktober 2013 kemarin, aplikasi dapodikdas 2013 secara resmi telah dirilis. Namun sebelum menggunakan aplikasi pendataan sekolah versi terbaru tahun 2013 ini, ada baiknya agar sekolah mempersiapkan diri baik dari segi perangkat penunjang maupun pemahaman terhadap aplikasi dapodik 2013.


Saya yakin para operator dapodik sekolah sudah tidak sabar untuk segera menggunakan aplikasi dapodikdas 2013 ini. Dan operator dapodik sudah lebih banyak mengenal dan paham tentang mekanisme pendataan pendidikan dasar. Namun tidak ada salahnya jika sebelum menggunakan atau menginstall aplikasi dapodik 2013 perlu memahami beberapa hal penting terkait penggunaan aplikasi dapodik 2013.

Dikutip dari Grup Info Pendataan Ditjen Dikdas, https://www.facebook.com/groups/infopendataan.dikdas/ ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan dilakukan oleh sekolah terkait launching dapodikdas 2013 di Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2013, yaitu....
  1. Pastikan aplikasi dapodikdas yg diunduh adalah versi aplikasi 2.00 http://118.98.166.59/ (migrasi dari infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.id)
  2. Pastikan prefill yg digunakan adalah yg versi final (ekstension .prf)
  3. Jika pernah menginstall aplikasi versi beta/demo/trial/ujicoba, segera lakukan uninstall aplikasi versi demo tersebut. Jangan digunakan lagi.
  4. Jika pernah menggunakan prefill lama (ekstension .pre) segera hapus dari komputer anda
  5. Pastikan menggunakan aplikasi dan prefill (seperti point 1 dan 2)
  6. Masing-masing sekolah wajib menggunakan user email aktif dan unik tidak boleh email yang sama dengan sekolah lain sebagai user email. Akibatnya fatal
  7. Pastikan kode registrasi yang digunakan adalah milik sekolah anda, cek isinya. Jika bukan jangan dilanjutkan. Karena akan merugikan sekolah lain
  8. Pastikan kode registrasi yang digunakan adalah pemberian dari pusat atau dinas kabupaten/kota, selain dari itu kode dianggap ilegal
  9. Koordinasikan dengan kepala sekolah dan dinas setempat ketika mulai melakukan pendataan untuk memastikan seluruh tools yang digunakan adalah yang terbaru/update
  10. Jaga baik-baik kode registrasi sekolah anda, karena bersifat rahasia, confidential.  Jangan sekali-kali tukar menukar kode registrasi atau mengekspos ke publik
  11. Segera input data dan lakukan distribusi formulir cetak untuk peserta didik baru dan PTK untuk updating entri data
  12. Tentukan komputer yang akan digunakan hanya 1 PC saja, karena tidak ada back up lokal utk pindah-pindah PC
  13. Jaga baik-baik password yang digunakan hanya operator sekolah yang ditunjuk kepala sekolah yang berhak mengupdate data
  14. Penjaringan pendataan Kemdikbud sesuai dengan yang diamanatkan di Instruksi Menteri No.2 tahun 2011 dikelola masing-masing Ditjen Kemdikbud. Tidak melakukan pendataan objek yang sama berulang-ulang dengan sistem yang berbeda. semangat integrasi bukan disintegrasi. Sesuai prinsip efektivitas dan efisien.
  15. Pastikan data yang diinputkan sudah lengkap, benar, mutakhir dan sesuai fakta.
  16. Informasikan ke sekolah-sekolah sekitarnya untuk percepatan pendatan di wilayahnya masing-masing.
  17. Bentuk komunitas atau forum dapodik di lingkungan sekolah atau wilayahnya untuk mempermudah koordinasi dan informasi yang bersifat sukarela dan kekeluargaan.
  18. Semoga Tuhan YME memberikan kemudahan dan berkah pada kita semua demi kemajuan pendidikan, amin
Salam satu data berkualitas
ADMIN DAPODIKDAS

Demikianlah informasi terkait persiapan pendataan dengan aplikasi dapodik 2013, semoga bermanfaat, dan Salam RodaJaman.

[selengkapnya..]

Rabu, 02 Oktober 2013

Website Resmi Informasi Aplikasi Dapodikdas 2013 Melalui http://118.98.166.59/

11 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Setelah menunggu lama, akhirnya aplikasi pendataan pendidikan dasar atau Aplikasi Dapodik Tahun 2013 secara resmi diluncurkan bertepatan dengan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tanggal 01 Oktober 2013. Hal ini jelas disambut baik oleh semua pemilik kepentingan terutama pihak sekolah, operator sekolah, guru dan atau PTK, dan semua yang terlibat dalam pendataan pendidikan dasar.


Sejak diperkenalkannya aplikasi pendataan tahun 2012, aplikasi pendataan dan program pendataan pokok pendidikan atau Dapodik menjadi sesuatu hal yang penting, mengingat pengaruhnya dan kebermanfataan dapodik terhadap segala jenis bantuan dan tunjangan, baik BOS, BSM, Tunjangan Profesi, Tunjangan Fungsional, Tunjangan Khususdan bentuk bantuan lainnya.

Nah...dengan diedarkannya aplikasi pendataan tahun 2013 yang terbaru ini, maka Ditjen Pendidikan Dasar Kemendikbud juga memperkenalkan website resmi informasi dapodik 2013 sebagai pengganti halaman informasi pendataan pendidikan tahun 2012 http://infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.id/. Halaman resmi informasi dapodik 2013 ini memuat informasi mengenai aplikasi dapodik 2013, data base prefille sekolah, manual aplikasi dapodik 2013, formulis pendataan F-PD, F-PTK, F-Sek, serta informasi berbagai kebijakan tentang pendataan pendidikan dasar tahun 2013.

Untuk dapat mengakses informasi aplikasi dapodik 2013 silakan kunjungi website resmi Data Pokok Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu melalui


Demikianlah informasi website resmi Dapodik 2013 di http://118.98.166.59/ semoga bermanfaat, dan Salam RodaJaman.

[selengkapnya..]

Jadwal PLPG UNY Gelombang 6 Rayon 111 Tahun 2013

0 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Kali ini saya Informasikan tentang jadwal dan peserta PLPG Gelombang 6  UNY Rayon 111 tahun 2013.  Pelaksanaan PLPG Gelombang 6 Tahun 2013 Rayon 111 UNY ada yang dilaksanakan tanggal 16 s/d 25 Oktober 2013 dan ada yang dilaksanakan tanggal 18 s/d 27 Oktober 2013. Jadi dimohon untuk mencek jadwal masing-masing peserta. Undangan PLPG Rayon 111 UNY sudah dikirimkan melalui Dinas Pendidikan masing-masing. Pada PLPG UNY Gelombang 5 ini, jumlah peserta yang dipanggil adalah 731 peserta yang berasal dari 23 Kabupaten/Kota di Pulau Jawa.

Seperti pada PLPG UNY sebelumnya, peserta PLPG Rayon 111 UNY tahun 2013 agar memahami dan mempersiapkan sebagaimana ketentuan PLPG Rayon 111 UNY berikut  ....
  • Peserta PLPG adalah guru yang telah terdaftar sebagai peserta PLPG tahun 2013 pada database konsorsium sertifikasi guru dengan alamat www.ksg.dikti.go.id.
  • PLPG diselenggarakan selama 10 hari dengan bobot 90 Jam Pelajaran (JP). 1 JP setara dengan 50 menit.
  • PLPG akan dilaksanakan di lokasi-lokasi diklat di seputaran DIY yang telah melakukan kontrak kerjasama dengan pihak panitia rayon 111 UNY.
  • Semua peserta diharuskan menginap di lokasi PLPG.
  • Herregistrasi peserta dilaksanakan di ruang sekretariat di setiap lokasi PLPG. Herregistrasi dilayani pada hari ke-1 mulai pukul 11.00 WIB.
  • Di lokasi PLPG setiap peserta diharuskan memverifikasi data untuk keperluan pencetakan sertifikat pendidik profesional. Form verifikasi data dan jadwal pelaksanaan verifikasi ditentukan lebih lanjut oleh panitia lokasi.
  • Selama kegiatan PLPG, pakaian peserta ditentukan sbb:
    Hari ke-1 & ke-2 : baju batik.
    Hari ke-3 & ke-4 : pakaian atas putih, bawah hitam.
    Hari ke-5 & ke-6 : baju dinas sekolah (pakaian dinas hari senin).
    Hari ke-7 & ke-8 : atas putih, bawah hitam.
    Hari ke-9 : baju batik.

Kelengkapan yang harus dibawa peserta PLPG Rayon 111 UNY :
  • Surat tugas dari Kepala Dinas Pendidikan Kab./Kota atau Kepala Sekolah
  • Foto copy Ijasah terakhir yang telah dilegalisir perguruan tinggi yang mengeluarkan.
  • Foto copy sk sebagai guru (dari sk pertama sampai sk terakhir)
  • Surat keterangan sehat dari dokter. Bagi peserta yang sedang hamil, harus menyertakan surat ijin dari suami.
  • Biodata. Contoh form biodata terlampir.
  • Obat-obatan pribadi.
  • Disarankan membawa laptop dan dokumen-dokumen lainnya untuk mendukung kegiatan PBM di lokasi PLPG seperti : kurikulum, buku referensi, contoh-contoh RPP, media pembelajaran, dll. Khusus guru BK membawa buku yang terkait dengan BK, permendiknas no. 27 tahun 2008, program penyelenggaraan BK, contoh laporan pelaksanaan BK, contoh instrumen assesmen, dan media pembelajaran BK.
  • Untuk peserta yang berlokasi di Taman Eden 1 dan Taman Eden 2 disarankan membawa Jaket atau selimut tebal karena suhu udaranya relatif dingin di bawah rat-rata.
  • Pensil 2B
Dan berikut ini undangan PLPG, daftar peserta PLPG Gelombang 6 Rayon 111 UNY tahun 2013  dan form biodata PLPG Rayon 111 UNY, yang dapat diunduh melalui link di bawah ini...

Halaman Resmi Pengumuman PLPG Gelombang 6 UNY 2013

UNDANGAN PLPG GELOMBANG 6 RAYON 111 UNY 2013

DAFTAR KABUPATEN/KOTA PESERTA PLPG GELOMBANG 6 UNY 2013

DAFTAR PESERTA PLPG RAYON 111 UNY GELOMBANG 6 TAHUN 2013

DAFTAR SELURUH PESERTA PLPG UNY TAHUN 2013

JADWAL LENGKAP PLPG UNY GELOMBANG 1 - 9 TAHUN 2013

Demikian yang dapat saya sampaikan selamat mengikuti PLPG semoga berhasil, terimakasih atas perhatiannya, dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]