\ Pelatihan Guru untuk Menghadapi Kurikulum 2013

Senin, 01 April 2013

Pelatihan Guru untuk Menghadapi Kurikulum 2013

Share on :
Pelatihan Guru/PTK adalah bagian dari pengembangan kurikulum. Pelatihan PTK disesuaikan dengan strategi implementasi yaitu: Tahun pertama 2013 sampai tahun 2015 ketika kurikulum sudah dinyatakan sepenuhnya diimplementasikan.

Strategi pelatihan dimulai dengan melatih calon pelatih (Master Trainer) yang termasuk Instruktur Nasional terdiri atas unsur-unsur Tim Pengembang Kurikulum, Dosen LPTK, Guru Berprestasi Tingkat Nasional, Pengawas dan Kepala Sekolah berprestasi,  Widyaiswara PPPPTK dan LPMP serta LPPKS yang disiapkan oleh Kemdikbud.


Langkah berikutnya adalah melatih master teacher yang terdiri dari guru inti, pengawas dan kepala sekolah. Guru inti ditetapkan berdasarkan seleksi bottom up dari kabupaten/kota sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.

Pelatihan yang bersifat masal dilakukan dengan melibatkan semua guru kelas dan guru mata pelajaran di tingkat SD, SMP dan SMA/SMK.

Penunjukan sekolah inti penyelenggara pelatihan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dengan mempertimbangkan posisi geografis, infrastruktur pendukung (diutamakan yang memiliki pusat sumber belajar).

Kabupaten/kota akan melakukan validasi dan verifikasi dengan menggunakan aplikasi online. Untuk kabupaten/kota yang tidak memiliki koneksi internet diminta melaporkan secara manual ke LPMP. Selanjutnya LPMP melakukan input ke aplikasi online. LPTK dan PPPPTK mengembangkan materi pelatihan pembelajaran aplikatif yang selanjutnya diunggah ke website.

Sistem Pembinaan, Pendampingan, dan Penjaminan Mutu Guru dalam Implementasi Kurikulum 2013 adalah sebagai berikut :
  • Pola pembinaan dalam implementasi kurikulum 2013 dikaitkan dengan aktifitas pengembangan keprofesian guru berkelanjutan (PKB) sehingga menjadi bagian dari angka kredit yang harus diperoleh guru setiap tahunnya.
  • Mengembangkan sistem pembinaan dalam implementasi kurikulum 2013 yang terintegrasi dengan sistem pengembangan keprofesian berkelanjutan, baik secara manual maupun online.
  • Menyiapkan SDM sebagai Tim Pembinaan Implementasi Kurikulum 2013 tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
  • Pengintegrasian pembelajaran yang mendidik untuk membangun karakter  yang memadukan kompetensi kognitif, psikomotorik, dan afektif.
  • Pola pendampingan implementasi kurikulum  dikaitkan dengan aktivitas penilaian kinerja guru dengan pola in-on-in service.
  • Mengembangkan mekanisme dan pola pendampingan guru pasca-pelatihan dengan  mekanisme pengawalan sampai pada proses pelaksanaan pembelajaran.
  • Menyiapkan petunjuk teknis pendampingan guru/kepala sekolah/pengawas.
  • Menyusun bahan dan materi pelatihan pendampingan guru.
  • Melaksanakan Pelatihan Tim Pendampingan.
  • Koordinasi pelaksanaan pendampingan.
  • Melaporkan hasil pelaksanaan pendampingan kepada Mendikbud.

Sumber: Dokumen Kurikulum2013, Hasil Rembuknas Dikbud

Anda sedang membaca artikel yang berjudul Pelatihan Guru untuk Menghadapi Kurikulum 2013. Silakan tinggalkan komentar atau sebarkan jika artikel Pelatihan Guru untuk Menghadapi Kurikulum 2013 ini menarik dan bermanfaat, namun jangan lupa untuk meletakkan link postingan Pelatihan Guru untuk Menghadapi Kurikulum 2013 sebagai sumbernya. Terimakasih (Ttd : Agus Fanani)

7 komentar:

  1. terima kasih informasinya pak semoga bisa membantu rekan-rekan guru lainnya.

    BalasHapus
  2. semoga membawa generasi muda ke arah lebih baik

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum
    Kira-kira bisa ngg kurikulum ini mulai digunakan di SD, dengan bekal KI dan KD, kita jadikan centra pengukuran materi, jadi dengan berbagai referensi, kita coba aplikasikan ini ?, bagaimana pendapat mas Agus ?

    Lalu, bagaimana contoh evaluasi dari kurikulum ini, lebih kongkritnya, bentuk RAPOR anak, apakah tetap berdasarkan mata pelajaran, atau berdasarkan tema, karena integrasi tema dlam mata pelajaran, bagaimana bentuk evaluasi ini dalam rancangan kurikulum 2013 ?

    BalasHapus