\ RodaJaman.Net
Selamat datang di RodaJaman.Net berikut adalah artikel terbaru kami

Antara Eropa dan Timur Tengah, Manakah yang Punya Sejarah Perang Lebih Panjang?

0 komentar
Timur Tengah tidak selalu berkonflik. Dalam sejarah, Eropa jelas lebih berdarah. Ini juga statement tidak akurat. Ada banyak periode pre-colonial dimana Timur Tengah hidup dengan damai. Tidak selalu ada perang. ...dan kalau mau bicara ke belakang, jelas sejarah Eropa jauh lebih berdarah dan sarat konflik daripada Timur Tengah. Mitos itu yg bilang Timur Tengah selalu dilanda konflik. Sejarah konflik di Eropa jauh lebih panjang dan berdarah. Maksud saya penuh konflik itu diukur dg periode perang vs damai yg dialami penduduknya, bukan dari jumlah korban peristiwa tertentu. Pola masyarakat tribalisme memang rentan konflik. Legitimasi masing-masing kelompok bergantung pada penerimaan tetangga sebelah.


Jadi di Eropa sepanjang sejarahnya ya isinya perang terus. Ada periode Haupsburg (semoga ndak salah), dimana sempat terpersatukan sejenak...Tetapi sampai lahirnya model Negara Berdaulat modern (nation-state), Bangsa Eropa ga pernah berhenti perang. Nation State modern ga bisa lagi diplomasi lewat perkawinan. Negara modern juga punya mandat Rakyat jadi lebih susah berkonflik. Asumsi mencomot teori bahwa sebelum masa modern tidak ada situasi "damai" itu juga tidak tepat. Ada periode damai di tempat tertentu. Yang paling legendaris ya Romawi dulu, Republik dan Kekaisaran, tetapi cukup lama bisa stabil hingga Peradabannya maju.

Tapi di Eropa, wilayah yg lebih kecil dari Indonesia, ternyata ga pernah bisa berdamai. Selalu ada yg sedang memerangi yg lain. Di Timur Tengah sebetulnya juga sempat begitu. Beberapa dinasti Muslim lumayan lama menjaga perdamaian di tanahnya. Mempersatukan suku suku. Keluarga Haupsburg itu agak mirip ceritanya sama Keluarga Saud: Mempersatukan wilayahnya lewat pernikahan. Salah satu pembeda Tribalisme. Inggris tidak pernah ada invasi bangsa lain sejak Willlam Orange. Di Negeri itu selalu damai, kurang lebih, sampai di bom Hitler. Di Persia dulu dinastinya Xerxes bertahan hampir 6000 tahun. Sekitar itu deh. Kalendernya masih ga jelas. Sama precis seperti di Eropa. Atas nama agama, mengambil alih persatuan. Si raja Haupsburg itu menyebut dirinya Holy Roman Emperor. Kalau kata Voltaire, "Neither Holy, nor Roman, nor an empire."

Saya pernah berkesempatan jalan jalan di Timur Tengah, hampir dua tahun. Di banyak sekali negara Arab, sifat kesukuan ini sangat terasa. Lebih mudah memahami konflik Timur Tengah sebagai konflik kesukuan dari pada Agama. Jelas jauh lebih terasa. Agama cuma jadi pelicin. Bicara tentang Arab Saudi tadi misalnya, ya tentang suku - keluarga Saud dan keluarga Wahab yg memang pemilik negeri tersebut. kalau Haupsburg setau saya dinasti tsb umurnya ga tlalu panjang dan pernikahannya cukup beragam. di Eropa Kristen sih kayanya ga ada incest yg terbuka ya, kan di sana garis darahnya jelas banget. ISIS bicara tentang Bani Quraish -dekrit mereka demikian. Secara ideologis tidak punya pembeda serius dg Wahabi, hanya beda Suku.

by : @_haye_
[selengkapnya..]

Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Gunakan WiFi Gratisan

0 komentar
Salah satu tempat favorit yang banyak dicari dan biasa untuk nongkrong santai adalah tempat-tempat yang menyediakan WiFi Gratis. Dari cafe, restoran, taman, hingga pusat perbelanjaan menyediakan WiFi Gratis.

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan informasi dan media sosial, maka kebutuhan masyarakat akan koneksi internet semakin tinggi, dan tidak heran jika WiFi Gratis menjadi alternatifnya akibat biaya akses data dari provider yang dirasa belum seramah kantong masyarakat secara keseluruhan.

Namun dalam menggunakan WiFi gratisan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, Berikut ini 5 hal yang harus dihindari pada saat terhubung dengan WiFi gratisan, yaitu

1. Bertransaksi Online.
WiFi gratisan biasanya tidak dibangun dengan keamanan tinggi. Itulah kenapa sangat tidak dianjurkan.

2. Mengakses Sistem Informasi Online Institusi atau Perusahaan.
Agar tidak terjadi hal yg tak diinginkan seperti pembobolan akun, sebaiknya hindari mengakses sistem informasi melalui jaringan WiFi gratis.

3. Mengakses Informasi-Informasi Sensitif. Lalu lintas data melalui WiFi gratisan sebenarnya tidak terlalu sulit dibaca ataupun dibajak.
Karena itu, ada baiknya kamu membatasi informasi apa saja yang hendak kamu akses lewat jaringan ini.

4. Mengunjungi Deep Web atau Dark Web. Dark Web adalah tempat yg cukup berbahaya. Ada berbagai jenis virus yang tersebar di situs Deep Web.
Bahkan tak jarang ada website yang mematai-matai pengunjungnya, bukan hanya mematai-matai halaman apa saja yang kamu kunjungi.
Saat mengakses internet di WiFi gratisan kamu juga relatif lebih mudah dilacak.

5. Melihat Konten yang Tidak Pantas. Mengakses konten negatif memang tak sepantasnya dilakukan di area publik seperti area hotspot gratisan

Demikian, semoga bermanfaat.
[selengkapnya..]

Sekilas tentang 'Flip.id' Aplikasi Andorid untuk Transfer Antar Bank

0 komentar
Mau transfer uang antarbank via android, sekarang sudah hadir di PlayStore aplikasi Flip.id.

Aplikasi 'Flip.id' untuk transfer antarbank gratis hadir di Android










Aplikasi Flip.id telah tersedia di Google Play bagi pengguna Android. Selain itu, Flip.id sudah mengantongi lisensi dari Bank Indonesia.



Terhitung satu hari sejak peluncurannya beberapa waktu lalu, aplikasi Flip.id telah diunduh oleh lebih dari seribu pengguna.




Tampilan antarmuka pengguna yang praktis menjadi daya tarik untuk mengunduh aplikasi ini.



Keunggulan lain aplikasi ini adalah sistem chat dgn Customer Friend Flip.id yg dapat membantu kesulitan pengguna semudah chatting dgn teman.





[selengkapnya..]

Lima Kemampuan Teknologi Informasi dengan Penghasilan Lebih Tinggi

0 komentar
Siapa yang tidak ingin punya kemampuan teknologi yang cukup dan juga berpenghasilan lebih, nah... berikut ini beberapa pekerjaan yang membutuhkan kemampuan teknologi informasi, pekerjaan ini juga diyakini mempunyai penghasilan yang lebih dari yang lain.

1. Cybersecurity. Kemampuan Cybersecurity akan jadi keahlian menjajikan untuk bisa meningkatkan pendapatan mulai dari tahun ini.

2. Mobile Development. Banyak perusahaan membutuhkan seorang pekerja yg bisa mengimplementasikan aplikasi serta website yg mobile-friendly.

Keahlian Mobile Development, khususnya untuk Android dan iOS akan menjadi permintaan yang tinggi untuk setiap perusahaan.

3. Cloud dan Distributed Computing. Seiring berkembangnya teknologi, maka proses komputasi berbasis cloud itu sudah tidak terdengar aneh.
Keahlian untuk mendistribusikan komputasi dan pengawanan menjadi keahlian yang dicari belakangan ini.

4. Data Visualization. Keahlian seperti ini mirip dengan analisis keterampilan membaca data.

5. User Interface Design. User Interface Design adalah desain antarmuka utk sebuah mesin dan software seperti komputer perangkat mobile dan lain-lain.

Demikian semoga bermanfaat. salam rodajaman
[selengkapnya..]

Koleksi Buku Pelajaran SMP Tahun 80-an

0 komentar
Rekan rodajaman...Saya coba bongkar-bongkar koleksi perpustakaan, ternyata masih menemukan buku-buku lawas. Buku ini merupakan buku pelajaran yang diterbitkan tahun 1980-an. Isinya masih utuh, walaupun ada beberapa halaman yang sudah termakan rayap. Buku ini masih kami simpan, walau sudah tidak digunakan lagi.

Kebanyakan yang saya temukan buku pelajaran dari kelompok IPA, yang pada waktu itu masih dengan cabang-cabang ilmu tersendiri, seperti judul bukunya, ilmu hayat, zat dan energi, makhluk hidup, ilmu alam, dll. Tapi yang saya ingat, ketika saya duduk di bangku SMP, di pelajaran IPA ada Fisika dan Biologi, sedangkan Kimia baru diajarkan di SMA.

Buku ini memang sudah tidak digunakan lagi, namun ilmunya akan tetap mengalir, dan para penulisnya telah berjasa dalam dunia pendidikan. Untuk rekan-rekan yang masih memiliki koleksi buku-buku tahun 80-an yang lain, coba buka dan baca serta bandingkan dengan isi buku pelajaran jaman sekarang.







Bagaimana..ada yang punya koleksi lainnya..
[selengkapnya..]

Daftar Mata Pelajaran pada Kurikulum 1975

0 komentar
Rekan rodajaman...Sementara orang-orang sedang heboh soal kurikulum 2013, tidak ada salahnya kita coba buka lembar jaman di masa-masa sekolah dulu. Sewaktu sekolah dulu, saya tidak tahu kurikulum apa yang digunakan bahkan tidak tahu apa itu kurikulum. Pun tidak ada penjelasan dari bapak/ibu guru mengenai kurikulum. Yang penting pada waktu itu belajar dan mengikuti pelajaran yang disampaikan oleh guru. Tapi saya salut dan berterimakasih kepada bapak/ibu guru yang telah mengantarkan saya hingga menjadi seperti sekarang. Kalian benar-benar "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa".

Baiklah, kita mulai dengan penjelasan tentang Kurikulum 1975.
Kurikulum 1975 memuat ketentuan dan pedoman yang meliputi unsur-unsur :
a. Tujuan institusional (SD, SMP maupun SMA) adalah tujuan yang hendak dicapai lembaga dalam melaksanakan program pendidikannya.
b. Struktur Program Kurikulum adalah kerangka umum program pengajaran yang akan diberikan pada tiap sekolah.
c. Garis-Garis Besar Program Pengajaran yaitu.
1) Tujuan Kurikuler, yaitu tujuan yang harus dicapai setelah mengikuti program pengajaran yang bersangkutan selama masa pendidikan.
2) Tujuan Instruksional Umum, yaitu tujuan yang hendak dicapai dalam setiap satuan pelajaran baik dalam satu semester maupun satu tahun.
3) Pokok bahasan yang harus dikembangkan untuk dijadikan bahan pelajaran bagi para siswa agar mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
4) Urutan penyampaian bahan pelajaran dari tahun pelajaran satu ke tahun pelajaran berikutnya dan dari semester satu ke semester berikutnya.
d. Sistem Penyajian dengan Pendekatan PPSI (Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional).
e. Sistem Penilaian yang diberikan pada setiap akhir pelajaran atau pada akhir satuan pelajaran tertentu. Inilah yang membedakan dengan kurikulum sebelumnya yang memberikan penilaian pada akhir semester atau akhir tahun saja.
f. Sistem Bimbingan dan Penyuluhan.
g. Supervisi dan Administrasi

Berikut ini daftar Mata Pelajaran dalam Kurikulum tahun 1975, yaitu:
1) Pendidikan agama,
2) Pendidikan Moral Pancasila,
3) Bahasa Indonesia,
4) IPS,
5) Matematika,
6) IPA,
7) Olah raga dan kesehatan,
8) Kesenian,
9) Keterampilan khusus.

Nah..katanya mata pelajaran Prakarya di Kurikulum 2013 terinspirasi dari pelajaran Keterampilan Khusus di Kurikulum 1975. Semoga bermanfaat.

[selengkapnya..]

Rindu pada Film ACI Zaman Tahun 80-an

1 komentar
"hanya ada satu cinta
dengan bumbu rindu selalu
hanya ada satu rindu
tanpa ragu tanpa cemburu

hanya ada satu cinta
bukan tujuh bukan seribu
cinta kita cinta bersama
da da da da

a ce i
aku cinta indonesia
a bisa amir ce bisa cici i bisa ito
tapi a ce i
aku cinta indonesia"

Itulah syair lagu tema film ACI, Saya sudah lupa kapan tepatnya film itu diputar, tapi kira-kira tahun 80-an lah. Yang saya ingat saat itu televisi saya masih hitam putih pake aki. Menurut wikipedia, ACI atau Aku Cinta Indonesia adalah film seri televisi yang ditayangkan di TVRI di tahun 1980-an. Judulnya juga dapat berarti singkatan dari ketiga tokoh utamanya, Amir (Agyl Syahriar), Cici dan Ito (Ario Sagiantoro).

Film serial ACI dirancang dan diproduksi oleh Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan (PUSTEKKOM) yang bertemakan pengembangan nilai-nilai kepribadian anak dan remaja, seperti: tanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerjasama, toleransi, saling menghargai/menghormati, sikap bersaing sehat, persahabatan, dan sikap sportif. Ditayangkan Televisi Republik Indonesia (TVRI) menayangkan film serial ‘Aku Cinta Indonesia (ACI)' pada tahun 1985-an.

Film ini bertemakan pendidikan, dalam serial ini diseritakan tentang tiga sekawan: Amir, Cici dan Ito. Amir memiliki sifat kepemimpinan yang tinggi dan menjadi ketua kelas. Cici yang manis selalu pintar bergaul. Ito yang berkacamata digambarkan sebagai pelajar yang giat belajar. Mereka adalah para idola di SMP Kota Kita. Dalam pergaulan mereka suka diganggu oleh Wati (diperankan oleh Tursina Andriani), seorang tokoh antagonis yang digambarkan culas dan judes. Cerita di serial ini kebanyakan mengisahkan konflik antra trio ACI dengan Wati namun dikemas dalam nuansa yang mendidik, bukan seperti film atau sinetron jaman sekarang, yang menggambarkan kemewahan, pergaulan bebas, dan intrik yang kurang mendidik.

Nah jika ingin dengar lagunya atau ingin download klik disini..




#dari berbagai sumber blog 80-an
[selengkapnya..]

Asal Usul Kota Metro

0 komentar
Bangsa Indonesia sudah lama dijajah Belanda. Banyak hasil bumi yang dibawa ke sana dan digunakan untuk membangun negeri Kincir Angin tersebut. Tidak mengherankan ketika pemuda pemudi Indonesia mulai mendirikan perkumpulan untuk Indonesia merdeka, orang Belanda Tidak suka.


Akan tetapi, bagaimana pun kejamnya kaum penjajah itu, ternyata mereka juga meninggalkan banyak kenangan. Misalnya, perpindahan penduduk dari daerah padat dan miskin di Pulau Jawa, yang sekarang dikenal dengan nama transmigrasi. Program itu pada zaman penjajahan Hindia Belanda disebut kolonisasi. Tujuannya disamping pemerataan penduduk, orang-orang yang dipindahkan itu akan dipekerjakan pada perkebunan-perkebunan milik pemerintah Hindia Belanda yang berada di luar Pulau Jawa. Sebagian lagi ditempatkan di daerah-daerah baru
untuk membuka lahan pertanian dan perkebunan baru.

Program kolonisasi itu dimulai tahun 1905. Pada awalnya hanya dilakukan di dalam Pulau Jawa, kemudian berkembang di luar Pulau Jawa, yaitu ke Pulau Sumatera, tapatnya di daerah Lampung.

Menjelang tahun 1932 sudah banyak keluarga Jawa yang dikirim ke Lampung dan ditempatkan di daerah Gedongtataan, Kota Agung, Wonosobo, dan sekitarnya. Baru pada tahun 1932 pemerintah Hindia Belanda mulai mengirimkan para kolonis (penduduk) itu ke daerah utara. Mereka ditempatkan di daerah Trimurjo, tepatnya di desa Adipuro yang dikenal dengan sebutan bedeng 1 atau BD 1. Salah seorang yang ikut program kolonisasi itu adalah Mbah Sumohadi (sekarang usianya sekitar 80 tahun), yang tinggal di BD 41 Desa Batangharjo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Tengah. Menurut Mbah Sum, panggilan akrabnya, waktu itu mereka ditempatkan di rumah-rumah yang dinamakan “bedeng”. Setiap orang mendapatkan
alat-alat pertanian.

Lalu, kenang Mbah Sum, lahan pertanian yang disuruh kerjakan itu diberi patok-patok sebagai batas. Rumah atau bedeng itu dibuat dengan menggunakan tiang karena daerah itu masih berupa hutan lebat dan banyak binatang buas. Untuk setiap beberapa bedeng ditempatkan pengawas. Ada pula mantra kesehatan
yang memberikan obat bila ada orang yang sakit. Penyakit yang diderita umumnya malaria.

Setiap calon desa waktu itu terdiri atas beberapa rumah bedeng. Makin lama derah yang ditempati makin ramai karena sudah banyak hutan yang dibuka, sedangkan penduduk ditempatkan di daerah yang dikenal dengan nama Metro. Untuk dapat ke lokasi BD 15 mereka harus menempuh perjalanan panjang melalui
Kotagajah, Gedongdalem, kemudian terus ke Metro. Antara tahun 1932 – 1935 belum ada jalan yang bisa dilewati kendaraan dari Trimurjo ke Metro, walaupun jaraknya sekitar 10 km.

Akan tetapi, menurut beberapa cerita, jalan dari Trimurjo ke Metro dirintis oleh Kolonis atas perintah dari penjajah Belanda. Karena banyak tanah rawanya, di atas jalan itu diletakkan kayu-kayu bulat agar dapat dilalui gerobak dan kendaraan milik orang Belanda.

Akhirnya, daerah sekitar Kota Metro dapat dijangkau dalam waktu singkat. Setelah jalan tembus dibuka, kemajuan kolonis di BD 15 begitu cepat. Kolonis di daerah Sukadana pun mengalami perkembangan pesat bahkan melebihi perkembangan daerah kolonis pertama di Gedongtataan, Lampung Selatan. Desa induk yang dibuat Belanda tanggal 5 Juni 1937 dipindahkan secara resmi ke Metro sebagai desa induk pengganti. Itu dilakukan melihat perkembangan Metro yang sangat pesat.

Tentang asal nama Metro itu sendiri ada dua cerita. Pertama, diambil dari bahasa Belanda, yaitu centrum yang berarti pusat. Kedua, Kota Metro diberikan oleh para kolonis dari Jawa. Pada waktu itu, orang-orang Jawa yang ditempatkan di BD 15 merasa senasib sepenaggungan, memiliki bahasa yang sama.
Jadi, semua kolonis menanggung susah dan senang bersama-sama. Dari perasaan itulah mereka semula menyebutkan tempat itu sebagai Mitro, berarti rekan. Lama-kelamaan pengucapannya berubah menjadi Metro. Sampai sekarang daerah itu dinamakan Metro. Menutu buku Dari Kolonisasi ke Transmigrasi pada tahun 1939 di Metro terdapat seorang kontrolir Belanda, seorang insinyur, dan seorang dokter pemerintah. Metro sebagai ibukota kolonisasi Sukadana bahkan telah memiliki pasar besar, kantor pos, pesanggrahan,
masjid, dan penerangan listrik.

Sampai tahun 1941 di Metro sudah ada 2 orang dokter, 13 orang mantri dan juru rawat, 1 orang mantri malaria, 80 orang pembagi kinina (?), 2 orang pembantu klinik, dan 1 orang bidan. Di samping itu ada berbagai sekolah khususnya sekolah yang dikelola misi Katolik. Sejak tahun 1941 saluran irigasi dari
Trimurjo terus diperpanjang dan tahun 1942 saluran yang dikenal oleh masyarakat Lampung Tengah dengan sebutan ledeng sudah mencapai Batanghari. Dengan perkembangan yang begitu pesat, dengan sendirinya derah sekitar Metro juga ikut berkembang dan tetap menggunakan nama bedeng.


Tidak mengherankan kalau di sekitar Metro dibuka lagi bedeng-bedeng baru sampai bedeng 67 yang kini berada di Kecamatan Sekampung. Di kota Metro sendiri bedeng-bedeng itu dipecah lagi, seperti bedeng 15 polos, bedeng 15 A, bedeng 15 B Barat, bedeng 15 B Timur, bedeng 15 Kauman, bedeng 21 polos, bedeng 21 B, bedeng 21 C, bedeng 21 D, bedeng 22, bedeng 16, bedeng 16 A, dan sampai bedeng 16 C.

Biasanya, di belakang nomor bedeng ditulis nama desanya, misalnya bedeng 16 C Mulyojati. Demikian pula penamaan bedeng lainnya yang sampai sekarang terbatas pada bedeng 67. Namun satu bedeng tidak semua menjadi satu desa. Ada juga satu bedeng dibagi menjadi dua desa, tergantung luas desa dan jumlah penduduknya.

Demikianlah asal usul Kota Metro yang sampai saat ini sudah berusia 73 tahun. Saat ini Metro merupakan kota administratif kedua di Lampung setelah Bandar Lampung. Kota Metro terdiri kecamatan Metro Raya dan Bantul.

Kesimpulan

Dari asal usul Kota Metro, sangat terasa bahwa masyarakat Indonesia memiliki sifat gotong royong, saling menolong, serta sangat menghargai jasa-jasa dan karya cipta orang-orang yang lebih dahulu berbuat untuk orang banyak.

Sumber: (Buku Cerita Rakyat dari Lampung 2, penulis Naim Emel Prahana, penerbit Grasindo)
                http://sikamala.wordpress.com
[selengkapnya..]

Lagu-lagu Pop Tahun 90-an yang tetap Easy Listening..

0 komentar
Kalau yang mengalami masa-masa indah di tahun 90-an, pasti pada inget sama lagu-lagu yang ini, nah.. untuk bernostalgia saya pilihkan lagu-lagu yang dijamin sampai sekarangpun masih enak didengar, sengaja saya pilihkan lagu-lagu yang pada eranya ngehits tapi sayang beberapa grup band ini sudah nggak eksis lagi. tapi kita masih bisa dengerin lagu-lagunya, dijamin easy listening..


Andi Liani -Sanggupkah aku.mp3
Bayou - Hanya dirimu.mp3
BAYOU - KALI INI.mp3
Cool Colors - Tataplah.mp3
Golden Boy - Untukmu Gadis.mp3
HENGKY SUPIT - BILA ENGKAU IJINKAN.mp3
Hengky Supit - Isi Hati.mp3
Kaisar - perpisahan.mp3
Protonema - Kiranya.mp3
Sang Alang - Di pantai.mp3
Sket - Kucoba.mp3
Sket - Tuan Senja.mp3
Tujuh Bintang - Kuserahkan.mp3
masih banyak lagi....

selamat bernostalgia...
[selengkapnya..]

Lirik dan Lagu Hymne Guru

2 komentar
Guru disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, demikianlah bunyi lirik dalam lagu Hymne guru yang diciptakan oleh Bpk Sartono. Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-67 serta untuk mengenang para guru dan sang pencipta lagu inilah Lirik Lagu Hymne Guru.


Lirik Lagu Hymne Guru
Karya : Eyang Sartono

---------------------------------------


Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu

Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa


---------------------------------------

atau dapat dilihat dalam gambar partitur lagu himne guru berikut ini...


Untuk lebih lengkap lagi, anda dapat mendowload lagu Hymne Guru ini dalam versi MP3
DISINI

[selengkapnya..]