\ RodaJaman.Net
Selamat datang di RodaJaman.Net berikut adalah artikel terbaru kami

Selasa, 18 Februari 2014

Mengecek Jadwal dan TUK UKG 2014 di Sergur.Kemdiknas.Go.Id

3 komentar
Assalamu’alaikum, rekan rodajaman. Berbeda dengan jadwal pelaksanaan Uji Kompetensi Awal (UKA) tahun 2013 lalu, Uji Kompetensi Guru (UKG) Tahun 2014 lebih awal pelaksanaanya, untuk itu kali ini akan saya berikan cara mengecek jadwal UKG 2014 untuk calon peserta sertifikasi tahun 2014 berdasarkan Tempat Uji Kompetensi (TUK), kapan waktunya hari, tanggal dan jam atau gelombang berapa dari masing-masing peserta UKG 2014. Sesuai dengan rencana jadwal pelaksanaan sertifikasi 2014, maka bagi peserta UKA-UKG 2014 harus selalu memantau perkembangan informasi karena setiap saat selalu ada perubahan jadwal, hal ini berkaitan dengan kesiapan TUK untuk UKA online.
Peserta UKG yang sudah mengecek status verifikasi data calon peserta sertifikasi 2014, selanjutnya peserta UKG 2014 akan segera melaksanakan UKG di TUK masing-masing. Namun tidak seperti tahun lalu, tidak ada uji coba UKG.

Pada UKG 2014 pelaksanaannya secara online dan tidak sama jadwalnya, mengingat kapasitas TUK sehingga jadwal dibagi menjadi beberapa hari dan dalam satu hari dibagi menjadi beberapa gelombang.

Ok...langsung saja, untuk melihat jadwal UKG 2014, kira-kira anda kebagian pada hari apa, tanggal berapa dan jam berapa? berikut ini langkah-langkah mengecek jadwal waktu dan gelombang UKA UKG online 2013.

Berikut ini akan saya berikan langkah-langkahnya....


Pertama, buka http://sergur.kemdiknas.go.id/, maka akan tampil halaman seperti ini...


Pilih Tahap awal penetapan calon peserta sertifikasi guru 2014, akan menuju halaman seperti di bawah ini...

Kemudian klik Pencarian, akan muncul kotak untuk memasukkan NUPTK, kemudian masukkan NUPTK anda, dan klik ikon/gambar kaca pembesar disamping kanannya.
Setelah memasukkan NUPTK dan klik pencarian akan keluar lembar informasi, pada bagian atas akan terlihat hasil pencarian NUPTK, Status pegawai, kategori data, status verifikasi, Tempat Uji Kompetensi (TUK), dan tanggal pelaksanaannya, berikut waktunya. Kemudian  pada bagian lembar data berisi nama lengkap, jenis kelamin, tempat tanggal lahir, masa kerja, bidang studi sertifikasi, dll, seperti contoh berikut ini...

Jadi, untuk melihat jadwal waktu hari tanggal dan jam gelombang UKA/UKG 2014 dapat dilihat secara langsung oleh masing-masing peserta. Maka dari itu, peserta UKA-UKG 2014 harus selalu update informasi dengan mengunjungi secara berkala website sergur.kemdiknas.go.id. Karena bisa jadi informasi dapat berubah setiap saat. Demikianlah, semoga bermanfaat, dan saya ucapkan selamat mengikuti UKA..terimakasih, salam rodajaman. salam persahabatan.
[selengkapnya..]

Selasa, 11 Februari 2014

Pengumuman Kelulusan PLPG Rayon 109 UNJ Tahun 2013

0 komentar
Assalamu'alaikum rerkan rodajaman. Sudah lama tidak update, pasti banyak sekali informasi yang terlewatkan. Mohon maaf kepada rekan semua dan terima kasih yang sudah memberikan perhatian melalui komentar maupun email namun belum sempat saya balas karena kesibukan luar biasa di dunia nyata.

Baiklah, kali ini untuk mengisi kekosongan info, rodajaman pilihkan berita seputar pengumuman PLPG Rayon 109 UNJ tahun 2013. Seperti diketahui PLPG UNJ tahun 2013 sudah dimulai sejak bulan Agustus 2013 lalu dan berakhir pada bulan Desember 2013, dikarenakan banyaknya peserta PLPG UNJ baik di wilayah Jakarta dan sekitarnya maupun dari luar daerah maka pengumuman kelulusan PLPG UNJ agak sedikit terlambat.

Nah, berikut ini petikan pengumuman resmi yang saya ambil dari website asg.unj.ac.id

Sehubungan dengan telah selesainya kegiatan Sertifikasi Guru dalam Jabatan tahun 2013 kuota Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, maka dengan ini kami informasikan PENGUMUMAN RESMI KELULUSAN SERTIFIKASI GURU (PLPG) RAYON 109 UNJ melalui
Keputusan Rektor Universitas Negeri Jakarta No. 1190/SP/2013.

Keputusan Rektor UNJ bisa diunduh di SINI

klik di SINI untuk melihat Daftar Peserta dgn status LULUS PLPG (no.urut 1-2490)
klik di SINI untuk melihat Daftar Peserta dgn status LULUS PLPG (no.urut 2490-4980)
klik di SINI untuk melihat Daftar Peserta dgn status LULUS PLPG (no.urut 4981-7470)
klik di SINI untuk melihat Daftar Peserta dgn status LULUS PLPG (no.urut 7471-9960)
klik di SINI untuk melihat Daftar Peserta dgn status LULUS PLPG (no.urut 9961-12.450)

klik di SINI untuk melihat Daftar Peserta dgn status TIDAK LULUS PLPG

klik di SINI untuk melihat Daftar Peserta dgn status Diskualifikasi, ADA, ATA, GDA, BMP



Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

___________________________
Panitia Sertifikasi Guru
LPTK Rayon 109 UNJ

Demikianlah sekedar info PLPG UNJ, selamat kepada peserta yang lulus. terimakasih dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]

Senin, 02 Desember 2013

Ternyata Kisi-Kisi Soal UN 2014 Sama Dengan Kisi-Kisi UN 2013

6 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Setelah membaca dan memahami Permendikbud Nomor 97 tahun 2013 tentang Kriteria Kelulusan dan Penyelenggaraan UN 2014, informasi penting lainnya yang perlu rekan rodajaman ketahui yaitu tentang Kisi-Kisi UN 2014.


Kisi-kisi soal UN adalah acuan dalam pengembangan dan perakitan soal UN yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar dalam Standar Isi Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Penyelenggara UN Tingkat Pusat menyusun kisi-kisi soal berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar dalam Standar Isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah, dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. menetapkan dosen, guru, dan pakar penilaian pendidikan untuk menyusun kisi-kisi soal;
2. melakukan validasi kisi-kisi soal dengan melibatkan dosen, guru, dan pakar penilaian pendidikan;
3. menetapkan kisi-kisi soal UN yang digunakan sebagai acuan dalam penyusunan soal UN pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Jika kita baca pada Permendikbud Nomor 97 Tahun 2013, pada Bab VII pasal 22, disana secara jelas disebutkan bahwa kisi-kisi soal UN tahun 2013/2014 mengikuti atau sama dengan kisi-kisi soal UN tahun 2012/2013...

Jadi bagi anda yang ingin mengetahui kisi-kisi soal UN 2014, silakan unduh melalui link berikut ini...

Kisi-Kisi Soal UN SD/Sederajat
Kisi-Kisi Soal UN SMP/SMA/Sederajat

Demikianlah, semoga bermanfaat, dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]

Senin, 25 November 2013

Di Tahun Pelajaran 2014/2015 Semua Sekolah Menerapkan Kurikulum 2013

1 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Tahun ini, Kurikulum 2013 sudah dilaksanakan dan berjalan hampir satu semester di beberapa sekolah di 295 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Sebagai tindak lanjut Kurikulum 2013, pemerintah baik Kemendikbud maupun Kemenag akan mengimplementasikan Kurikulum 2013 di semua sekolah mulai tahun pelajaran 2014/2015. Pelaksanaan Kurikulum 2013 di seluruh sekolah ditujukan untuk kelas I, II, IV, dan V jenjang SD/MI, kelas VII dan VIII jenjang SMP/MT, serta kelas X dan XI jenjang SMA/MA/SMK.

Hal ini berdasar pada Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 156928/MPK.A/KR/2013 Tentang Implementasi Kurikulum 2013. Dalam surat yang ditujukan kepada Gubernur dan Bupati seluruh Indonesia disebutkan bahwa untuk mendukung implementasi kurikulum 2013, Kemendikbud bersama dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota akan melakukan :

  1. Pelatihan dan Pendampingan Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas. Pelatihan dan pendampingan guru akan dilaksanakan mulai tahun anggaran 2014. 
  2. Penyediaan buku teks bagi siswa dan buku pegangan guru agar implementasi kurikulum bejalan lancar. Penyediaan buku kurikulum 2013 dilakukan per semester. Sumber dana  dialokasikan dari dana BOS dan bantuan DAK di tahun 2014. Sehingga penyediaan buku teks kurikulum 2013 tidak dibebankan kepada siswa.
  3. Untuk memantapkan pemahaman terhadap Implementasi Kurikulum 2013, akan dilakukan Program Pendampingan kepada semua sekolah.
Untuk lebih jelas dan lengkapnya silakan unduh Surat Edaran Nomor 156928/MPK.A/KR/2013 Tentang Implementasi Kurikulum 2013 DISINI


Demikianlah info kurikulum 2013, semoga bermanfaat dan Salam RodaJaman.


[selengkapnya..]

Minggu, 24 November 2013

Cara Upload/Unggah Karya Ilmiah/Karil UT melalui http://karil.ut.ac.id

163 komentar
Assalamu’alaikum rekan rodajaman. Kali ini rodajaman coba berpartisipasi memberikan informasi tentang publikasi karya ilmiah Universitas Terbuka atau karil UT. Bagi rekan rodajaman yang sedang menyusun Laporan Pemantapan Kemampuan Profesional atau Laporan PKP UT berarti secara otomatis juga mengikuti Karil UT. Karil UT berisi ringkasan dari laporan PKP UT yang dikirim secara online melalui situs karil.ut.ac.id.


Sesuai dengan Surat Edaran Dirjen DIKTI No. 152/E/T/2012 tanggal 27 Januari 2012 tentang Publikasi Karya Ilmiah, setiap mahasiswa diwajibkan melakukan publikasi ilmiah sebelum yang bersangkutan lulus suatu program studi dan mendapatkan gelar S1 maupun S2. Ketentuan ini juga berlaku bagi mahasiswa Universitas Terbuka (UT). Mulai tahun 2013 mahasiswa UT wajib melakukan publikasi karya ilmiah pada Jurnal Online Universitas Terbuka sebagai persyaratan kelulusan. Penulisan karya ilmiah dilakukan sesuai dengan format karya ilmiah yang telah ditentukan seperti yang tercantum dalam panduan Karya Ilmiah UT yang dapat diunduh berikut ini....

•    Panduan Karya Ilmiah untuk Pembimbing dan Mahasiswa FKIP
•    Panduan Karya Ilmiah untuk Pembimbing dan Mahasiswa FEKON, FISIP, FMIPA, dan PPs

Sedangkan prosedur upload (mengunggah) karya ilmiah karil UT dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut...

1.    Mengakses aplikasi Karil UT
Pastikan komputer yang Anda gunakan terhubung ke internet, buka website Unggah Karya Ilmiah Mahasiswa UT Pendas dengan mengetikan alamat http://karil.ut.ac.id:88/id/user/register. Sistem akan memunculkan tampilan seperti berikut :


2.    Membuat akun baru
Menu ini merupakan fasilitas untuk mengetahui langkah-langkah membuat akun baru. Buka website Unggah Karya Ilmiah Mahasiswa UT (http://karil.ut.ac.id), Kemudian isi form dengan lengkap :


  1. Isi email anda (harus valid).
  2. Isi nomor induk mahasiswa (harus valid).
  3. Pilih tanggal, bulan dan tahun, sesuai dengan tanggal lahir anda.
  4. Isi judul jurnal karya ilmiah milik anda.
  5. Isi nama jurnal yang ter-generate apabila NIM anda valid.
  6. Pilih karya ilmiah dengan mencari letak penyimpanan file Karya Ilmiah Anda di komputer. (yang dapat diunggah berupa file dengan ekstensi doc, docx, rtf, dan odt, dengan ukuran tidak lebih dari 1 MB).
  7. Cantumkan kata kunci yang dapat mempermudah pencarian (kata-kata yang terkandung dalam jurnal).
  8. Daftarkan akun baru Anda dengan klik tombol  :
•    Apabila gagal, form registrasi akan muncul kembali dengan perubahan warna merah pada bagian yang inputannya tidak sesuai seperti dibawah ini :


•    Apabila berhasil, sistem akan menampilkan pesan untuk memeriksa alamat email yang Anda daftarkan untuk mendapatkan password dan langkah lebih lanjut untuk memasuki akun baru Anda.
    
Demikianlah cara mengupload atau mengunggah karya ilmiah atau Karil UT. Semoga bermanfaat dan salam rodajaman.

UPDATE INFO KARIL UT !

Situs unggah karil untuk pendas adalah di http://karil.ut.ac.id:88/

Masa unggah karil pendas 2013.2 adalah mulai 1 Desember 2013 - 25 Desember 2013 23 Desember 2013

File Karil disimpan dalam format *.doc (word 97-2003) bukan docx (word 2007-2013)


Informasi Karil
Kamis, 19 Desember 2013, 15:12
 
Kepada Mahasiswa Pendas


Dengan ini kami informasikan bahwa batas unggah karil bagi Mahasiswa Program Pendas yang semula adalah 23 Desember 2013 Diundur   menjadi tanggal 31 desember 2013.

Aplikasi unggah karil tidak dapat diakses selama tanggal 19 - 20 Desember 2013 dikarenakan sedang dalam proses Deply Server.

Demikian informasi ini kami sampaikan. Terima kasih.

[selengkapnya..]

Sabtu, 23 November 2013

Unduh Permendikbud Nomor 97 Tahun 2013 tentang Kriteria Kelulusan dan Penyelenggaraan UN 2014

0 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Kali ini rodajaman informasikan tentang Pelaksanaan UN 2014. Konvensi Ujian Nasional (UN) bulan September lalu, menyatakan bahwa UN 2014 tetap diselenggarakan.  UN 2014 hanya akan diselenggarakan pada jenjang SMP dan SMA/SMK.  UN 2014 menurut rencana akan dilaksanakan pada bulan April 2014 untuk tingkat SMA/SMK dan pada bulan Mei 2014 untuk SMP.

Dalam Permendikbud Nomor 97 Tahun 2013, Krítería kelulusan peserta didík untuk Ujian Nasíonal (UN) SMP/ MTS/ SMPLB, SMA/ MA/ SMALB/ SMK/ MAK, Program Paket B/Wustha, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan adalah:
a. NA (Nilai Akhir) setiap mata pelajaran yang díujinasíonalkan paling rendah 4,0 (empat koma nol);
b. rata-rata NA untuk semua mata pelajaran paling rendah 5,5 (lima koma lima).

NA merupakan gabungan Nilai Sekolah dan Nilaí UN dengan bobot 40% Nilai Sekolah dan 60% Nilai UN. Nilaí Sekolah  adalah gabungan:
a. Rata-rata nilai rapor dengan bobot 70%:
  1. Semester I sampaí dengan Semester V pada SMP/ MTS, SMPLB, dan Paket B / Wustha, SMK/ MAK, dan Paket C Kejuruan;
  2. Semester III sampaí dengan semester V pada SMA/ MA, SMALB, dan Paket C;
  3. Semester I sampai dengan semester V bagi SMP/ MTS, SMA/MA, dan SMK/ MAK yang menerapkan SKS.
b. Nilai Ujian S/ M/ PK dengan bobot 30%.

Untuk ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional 2014 akan diatur dalam POS US/M/PK atau POS UN yang ditetapkan oleh BSNP.

Segera baca dan download Permendikbud Nomor 97 Tahun 2013 melalui link berikut ini :

Link Download Kemdikbud
Link Download Hukor Kemdikbud
Link Download SkyDrive
Link Download GoogleDocs


Demikianlah, semoga bermanfaat, dan Salam Rodajaman.

[selengkapnya..]

Selasa, 12 November 2013

Cek Verifikasi Data Calon Peserta Sertifikasi Guru 2014

13 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Pelaksanaan sertifikasi tahun 2013 melalui PLPG sudah memasuki tahap-tahap akhir di beberapa PSG Rayon LPTK. Namun, bagi guru yang belum terpanggil mengikuti sertifikasi guru 2013 kemungkinan dapat mengikutinya di tahun 2014. Dan saat ini untuk sementara sudah dapat melakukan Verifikasi data sebagai tahap awal penetapan calon peserta sertifikasi guru 2014. Verifikasi data guru calon peserta sertifikasi guru 2014 dapat dilihat melalui website sergur.kemdiknas.go.id.

Berdasarkan informasi dari sergur.kemdiknas.go.id, bahwa tahap awal penetapan calon peserta sertifikasi guru 2014 meliputi verifikasi data calon peserta 2014 dan status peserta UKG 2013. Berikut tahapannya :

1. Verifikasi Calon Peserta 2014

Pelaksanaan verifikasi calon peserta sertifikasi guru tahun 2014 :
  1. Tahap verifikasi Data :
    • Tahap 1. Verifikasi data peserta UKG 2013 dan belum terdafatar sebagai peserta sertifikasi guru 2013
    • Tahap 2. Verifikasi dan penambahan data calon peserta
  2. Persiapan dan pelaksanaan UKG bagi calon baru
  3. Evaluasi calon tidak lulus PLPG 2013
  4. Tahap penetapan Peserta

2. Peserta UKG 2013

Peserta UKG 2013 dan belum terdaftar sebagai peserta sertifikasi 2013 sebanyak 380.944, selanjutnya kategori ini disebut ukgnonsertif. Hasil uji data ukgnonsertif dengan database NUPTK per 25 Oktober 2013 adalah sebagai berikut :
  •     Status PTK adalah GURU sebanyak : 362.225
  •     Status PTK adalah NON GURU sebanyak : 982
  •     Status pegawai PNS Kemenag sebanyak : 55
  •     NUPTK tidak ditemukan dalam database NUPTK : 17.682

Bagi guru yang merasa telah mengikuti UKG 2013 dan belum mengikuti PLPG dapat melakukan pengecekan data berdasarkan NUPTK. Pencarian data kategori ukgnonsertif dapat dilakukan dengan cara berikut ini ...

Buka halaman http://sergur.kemdiknas.go.id/sg13/


Pilih Tahap awal penetapan calon peserta sertifikasi guru 2014


Klik Pencarian dan Masukkan NUPTK dan klik pencarian


Maka akan tampil lembar data verifikasi yang memuat informasi guru. Informasi sudah diperbaruhi sesuai database NUPTK. Jika ada informasi yang tidak sesuai dan atau ada perubahan bidang studi sertifikasi, perbaikan data dilakukan melalui operator di Dinas kabupaten/kota. Ingat, updating informasi data guru juga berkaitan dengan proses verval NUPTK melalui Padamu Negeri.

Demikianlah, informasi sementara tentang pelaksanaan sertifikasi guru 2014, semoga bermanfaat dan salam rodajaman.


[selengkapnya..]

Sabtu, 09 November 2013

Cara Cek NUPTK Baru Melalui Nuptk.Kemdikbud.Go.Id

20 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Masih ingat bukan dengan layanan Padamu Negeri, suatu layanan dari BPSDMPK-PMP Kemdikbud yang mewajibkan kepada semua pemilik NUPTK untuk melakukan VerVal NUPTK atau melakukan pemutakhiran data NUPTK yang terintegrasi dengan pengisian Evaluasi Diri Sekolah (EDS). Selain VerVal NUPTK, Padamu Negeri juga memberikan layanan Registrasi PTK. Registrasi PTK ditujukan untuk PTK yang belum memiliki NUPTK untuk mengajukan penerbitan NUPTK baru secara mandiri yang juga terintegrasi dengan EDS.

Walaupun secara resmi kegiatan verval NUPTK telah dinyatakan berakhir sejak tanggal 30 September 2013, namun program dan layanan Padamu Negeri masih terus berlanjut dengan beberapa kebijakan baru. Hal ini untuk mengakomodir rekan PTK yang belum melakukan verval terutama rekan PTK dibawah naungan Kemenag, sehingga saat ini pun kegiatan verval dan registrasi masih dapat dilakukan. Bagi PTK yang sudah menyelesaikan verval, maka secara otomatis status NUPTK sudah Resmi Terdaftar di BPSDMPK-PMP Kemdikbud.

Melalui layanan Padamu Negeri pula, dibuka kesempatan kepada PTK untuk dapat mendaftarkan dan memperoleh NUPTK baru. Proses pengajuan NUPTK baru, dimulai dengan melakukan registrasi PTK untuk mendapatkan nomor PegID kemudian melakukan prosedur verval yaitu mengisi EDS dan mengisi data rinci hingga mendapatkan bintang 4. Setelah mendapatkan bintang 4, PTK dapat melakukan Pengajuan NUPTK melalui Dinas Pendidikan diteruskan ke LPMP Daerah setempat, tentunya dengan mengindahkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Kemudian LPMP akan memberikan persetujuan penerbitan NUPTK jika PTK telah memenuhi syarat.

Setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya NUPTK baru sudah diterbitkan. Untuk mengecek NUPTK baru dapat dilakukan melalui laman Padamu Negeri. Memang, alamat website Padamu Negeri yang sering berganti, dan terkesan kurang resmi. Ada beberapa alamat link situs atau URL yang dapat dikunjungi untuk membuka halaman Padamu Negeri, yaitu http://118.98.222.83/, http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id/padamu/ atau http://nuptk.kemdikbud.go.id/ sedangkan alamat http://padamu.kemdikbud.go.id/ disinyalir sudah tidak aktif.

Halaman Padamu Negeri saat ini berubah menjadi halaman Pencarian PTK. Di halaman ini kita dapat dengan mudah mencari data PTK dengan cara memasukkan NUPTK/Nama/PegID dan Kota Tempat Tugasnya. Kita juga dapat mengecek status PTK dalam 1 sekolah berdasarkan NPSN. Berikut ini cara mudah mengecek NUPTK, baik NUPTK lama maupun NUPTK baru
- Kunjungi http://nuptk.kemdikbud.go.id atau http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id/padamu/,
maka akan tampil halaman pencarian PTK seperti ini....

- Untuk mengecek status penerbitan NUPTK baru, masukkan PegID dan masukkan kota/kabupaten tempat tugas anda dan klik Cari Data seperti contoh di bawah ini...


- Maka akan tampil hasil pencarian PTK berdasarkan PegID, seperti berikut ini...

- Jika pengajuan NUPTK sudah disetujui, maka akan tampil NUPTK baru.

- Untuk pencarian berdasarkan NUPTK, hanya tinggal masukkan NUPTK atau nama lengkap PTK dan klik cari data
- Untuk pencarian data PTK berdasarkan NPSN, tinggal memasukkan NPSN sekolah  dan klik cari data, maka akan tampil semua PTK di sekolah tersebut.

Nah mudah kan...halaman pencarian ini nantinya akan berguna bagi semua PTK yang ingin mengetahui NUPTK sebagai informasi kelengkapan administrasi PTK termasuk keperluan pendataan sekolah dan kegiatan lain.

Demikianlah, semoga bermanfaat, dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]

Jumat, 08 November 2013

Jangan Kaget Jika Aplikasi Dapodik 2013 Tiba-Tiba Expired!

21 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Semakin lama semakin mesra bersama aplikasi dapodikdas 2013. Dengan tampilan antar muka yang baru berbasis web, aplikasi dapodik 2013 membutuhkan browser yang mumpuni misal Chrome atau Mozilla Firefox versi terbaru. Aplikasi dapodikdas 2013 dikemas dan didesign sangat apik agar lebih mudah menjalankan dan cepat mengirimkan data.


Sejak diperkenalkan ke publik, aplikasi dapodik 2013 telah mengalami pengembangan. Berawal dari versi beta, kemudian secara resmi diluncurkan tanggal 01 Oktober 2013 dengan installer dapodikdas versi 2.0. Dengan terus melakukan perbaikan, saat ini aplikasi dapodik sudah pada versi 2.0.3. Perbaikan-perbaikan fasilitas aplikasi pada versi ini mencakup penambahan fasilitas export profil, export absensi, perbaikan problem sinkronisasi yang blank dan sinkronisasi dari aplikasi langsung. Keluhan pada versi sebelumnya adalah banyak yang mengalami problem sinkronisasi yang terus-terusan muncul 'wait' dan juga blank pada tampilan sinkronisasi maka di versi ini sudah diperbaiki.

Jadi jangan kaget jika tiba-tiba aplikasi dapodikdas 2013 tidak bisa dijalankan, alias "EXPIRED". Karena Aplikasi masing-masing release akan mengalami "expired" setelah satu atau dua bulan sudah diatur sedemikian rupa agar pengguna melakukan update ke versi terbaru. Tujuannya adalah memaksa pengguna menggunakan aplikasi terbaru jika ada revisi atau penambahan fitur yang tidak diketahui oleh operator. Untuk saat ini aplikasi disiapkan untuk expired setelah satu bulan, untuk selanjutnya mungkin akan didesain expired setelah dua bulan atau lebih.

Kalau menemui aplikasi yang expired, jangan panik, jangan bingung dan jangan buru-buru menginstal ulang atau meng-uninstal aplikasi dapodik 2013. Untuk semua operator sekolah dan kabupaten/kota diharapkan selalu menggunakan aplikasi terbaru untuk menghindari kekurangan-kekurangan yang belum direvisi. Untuk melakukan upgrade aplikasi selalu gunakan patch bukan install dari awal, karena install ulang dari awal mengakibatkan data yang telah ditambahkan sebelumnya akan hilang. Cara menggunakan patch aplikasi dapodikdas terbaru, yaitu dengan mengunduhnya di halaman 118.98.166.59/laman/unduh, setelah diunduh kemudian ikuti langkah berikut :
a. jalankan Patch -xxxxx.exe
b. pada pemilihan direktori pilih "c:\Program Files\Dapodikdas" kemudian pilih "Extract"
c. apabila ada pertanyaan file yang ditimpa pilih "Yes to All"
d. Tunggu sampai proses selesai
e. Buka aplikasi dan lakukan Force refresh (Ctrl+F5) auntuk membersihan cache

Nah...kita tunggu saja, patch-patch untuk versi terbaru selanjutnya sampai aplikasi dapodik benar-benar sempurna. Sehingga dapat mengakomodasi keinginan dan kemudahan bagi pengguna dan menjamin terjaringnya seluruh data pokok pendidikan di sekolah.

Demikianlah, semoga bermanfaat, dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]

Kamis, 07 November 2013

Belum Terlambat untuk Mempelajari Aplikasi Dapodikdas 2013

8 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Alhamdulillah bisa update kembali. Setelah masa berkenalan dan PDKT dengan Aplikasi Dapodikdas 2013, ternyata semakin menarik saja untuk mendalami lebih jauh tentang aplikasi dapodik 2013 yang terus berkembang yang saat ini sudah pada versi 2.0.3. Adanya perbedaan dengan aplikasi dapodik sebelumnya, maka diperlukan sumberdaya dan kemampuan untuk menggunakannya. Mulai dari mempersiapkan perangkat komputer dengan spesifikasi khusus, pengenalan dan pemahaman dalam penggunaan aplikasi, hingga proses sinkronisasi data.


Aplikasi dapodikdas 2013 tetap berdasarkan pada 3 entitas data yaitu data sekolah, data peserta didik dan data pendidik dan tenaga kependidikan (PTK). Pada aplikasi dapodikdas 2013, perincian modul dan kolom data tersebut diperjelas dengan menampilkan menu utama yaitu Beranda, Sekolah, Peserta Didik, PTK, Sarpras, dan Rombongan Belajar. Data pada menu-menu tersebut semuanya penting dan dapat mempengaruhi satu sama lain. Sebagian besar data sudah tersedia pada data prefill dapodik 2012, jadi operator hanya melengkapi dan memperbaharui data. Dalam proses pengisian dan pembaharuan data sebaiknya dilakukan secara berurutan, dengan skala prioritas agar mudah, cepat dan lengkap.

Seperti yang saya ungkapkan sebelumnya bahwa Dapodikdas 2013 dengan aplikasi baru pasti ada masalah baru, maka cermati sebelum melangkah lebih jauh dalam mengisi data aplikasi dapodik 2013. Masalah yang ada dapat dijadikan bahan pelajaran untuk mempelajari aplikasi dapodik 2013. Di awal tugas operator dapodik 2013 sebenarnya adalah menyelesaikan PR dari data yang harus dilengkapi dan diperbaharui. Langkah awal yang dilakukan operator sekolah dalam mengisi aplikasi dapodikdas 2013 antara lain :
  1. Melakukan validasi data, lihat hasil validasi, ada berapa data invalid yang harus diperbaiki (bertanda seru)
  2. Lakukan perbaikan terlebih dahulu pada data invalid pada hasil validasi
  3. Berdasarkan hasil validasi, mulailah mengisi data, melengkapi data secara berurutan
  4. Selalu cek jumlah data invalid, pastikan terus berkurang hingga benar-benar bersih dan jumlah data invalid = 0
  5. Setelah data invalid kosong, mulailah melengkapi data secara rinci dari masing-masing menu utama aplikasi dapodik 2013
  6. Segera lakukan sinkronisasi awal. Untuk melakukan sinkronisasi harus bebas dari data invalid, jika masih ada data invalid lanjutkan pengisian data.
  7. Jika berhasil melakukan sinkronisasi awal, maka untuk sementara kita berhasil menyelamatkan data dan menyimpan hasil pekerjaan pendataan dapodik 2013 sekaligus memperbaharui data prefill dapodik.

Karena sebenarnya tujuan utama pendataan dapodikdas 2013 adalah :
  • Melakukan update data dapodikdas untuk tahun 2013/2014
  • Memperbaiki, melengkapi, dan memperbaharui data sekolah, data peserta didik, dan data PTK
  • Meregistrasi peserta didik
  • Meregistrasi PTK dengan melakukan penugasan PTK
  • Meningkatkan kualitas data dapodikdas 2013.
Demikianlah tips menggunakan dan mengisi data aplikasi dapodik 2013, karena masih banyak data yang harus dilengkapi, telitilah dan berhati-hatilah dalam menggunakan aplikasi dapodik 2013. Semoga bermanfaat dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]

Minggu, 27 Oktober 2013

25 Contoh Model Pembelajaran Kooperatif untuk Guru

8 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Melanjutkan artikel tentang 32 contoh Model Pembelajaran Interaktif serta langkah-langkahnya, kali ini rodajaman berikan 25 contoh model pembelajaran cooperative learning atau model pembelajaran kooperatif.  Dalam kegiatan belajar mengajar guru dapat menerapkan beberapa model pembelajaran sesuai dengan kondisi kelas dan materi yang diajarkan. Model Pembelajaran yang efektif untuk diterapkan di kelas adalah pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif atau Cooperative Learning mengacu pada metode pengajaran dimana siswa bekerja bersama dalam satu kelompok kecil, saling membantu dalam belajar. Dalam Pembelajaran kooperatif siswa belajar dalam kelompok-kelompok kecil yang memiliki kemampuan yang berbeda-beda satu sama lain.
Dengan Model Pembelajaran Cooperative Learning ini mampu merangsang dan menggugah potensi siswa secara optimal dalam suasana belajar pada kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 2 sampai 6 orang siswa. Pada saat siswa belajar dalam kelompok akan berkembang suasana belajar yang terbuka dalam dimensi kesejawatan, karena pada saat itu akan terjadi proses belajar kolaboratif dalam hubungan pribadi yang saling membutuhkan. Pada saat itu juga siswa yang belajar dalam kelompok kecil akan tumbuh dan berkembang pola belajar tutor sebaya (peer group) dan belajar secara bekerjasama (cooperative).

Berikut ini contoh model pembelajaran kooperatif dengan beberapa tipe yang dapat diterapkan oleh guru dalam pembelajaran di kelas

1. STAD (Student Teams Achievement Division)

Pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD ini siswa dikelompokkan ke dalam kelompok kecil yang disebut tim. Kemudian seluruh kelas diberikan presentasi materi pelajaran. Siswa kemudian diberikan tes. Nilai-nilai individu digabungkan menjadi nilai tim. Pada model pembelajaran kooperatif tipe ini walaupun siswa dites secara individual, siswa tetap dipacu untuk bekerja sama untuk meningkatkan kinerja dan prestasi timnya. Bila pertama kali digunakan di kelas anda, maka ada baiknya guru terlebih dahulu memperkenalkan model pembelajaran kooperatif STAD ini kepada siswa.

2. Round Table atau Rally Table

Untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Round table atau Rally Table ini guru dapat memberikan sebuah kategori tertentu kepada siswa, misalnya kata-kata yang dimulai dengan huruf “a”. Selanjutnya mintalah siswa bergantian menuliskan satu kata secara bergiliran.

3. TAI (Team Assisted Individualization atau Team Accelerated Instruction)

Tipe model pembelajaran kooperatif yang satu ini sebenarnya adalah penggabungan dari pembelajaran kooperatif dengan pembelajaran individual. Pada model pembelajaran kooperatif tipe TAI, siswa mengikuti tingkatan yang bersifat individual berdasarkan tes penempatan, dan kemudian dapat maju ke tahapan selanjutnya berdasarkan tingkat kecepatannya belajar. Jadi, setiap anggota kelompok sebenarnya belajar unit-unit materi pelajaran yang berbeda. Rekan sekelompok akan memeriksa hasil pekerjaan rekan sekelompok lainnya dan memberikan bantuan jika diperlukan. Tes kemudian diberikan diakhir unit tanpa bantuan teman sekelompoknya dan diberikan skor. Lalu setiap minggu guru akan menjumlahkan total unit materi yang diselesaikan suatu kelompok dan memberikan sertifikat atau penghargaan bila mereka berhasil melampaui kriteria yang telah ditetapkan, dan beberapa poin tambahan untuk kelompok yang anggotanya mendapat nilai sempurna. Kelebihan model pembelajaran kooperatif tipe TAI ini adalah karena siswa bertanggungjawab untuk memeriksa pekerjaan rekannya yang lain, maka guru mempunyai waktu yang lebih banyak untuk membantu kelompok-kelompok kecil yang menemuai banyak hambatan dalam belajar yang merupakan kumpulan dari anggota-anggota kelompok yang berada pada tingkatan unit materi pelajaran yang sama. Banyak penelitian melaporkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TAI ini sangat efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.


4. Jigsaw

Jigsaw pertama kali dikembangkan dan diujicobakan oleh Elliot Aronson dan teman-teman di Universitas Texas, dan kemudian diadaptasi oleh Slavin dan teman-teman di Universitas John Hopkins (Arends, 2001). Tujuan diciptakannya tipe model pembelajaran kooperatif Jigsaw ini adalah untuk meningkatkan rasa tanggungjawab siswa terhadap belajarnya sendiri dan juga belajar anggota kelompoknya yang lain. Mereka diminta mempelajari materi yang akan menjadi tanggungjawabnya, karena selain untuk dirinya, ia juga harus mengajarkan materi itu kepada anggota kelompoknya yang lain. Pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw ini ketergantungan antara siswa sangat tinggi. Setiap siswa dalam model pembelajaran kooperatif ini adalah anggota dari dua kelompok, yaitu (1) kelompok asal (home group) dan (2) kelompok ahli (expert group). Kelompok asal dibentuk dengan anggota yang heterogen. Di kelompok asal ini mereka akan membagi tugas untuk mempelajari suatu topik. Setelah semua anggota kelompok asal memperoleh tugas masing-masing, mereka akan meninggalkan kelompok asal untuk membentuk kelompok ahli. Kelompok ahli adalah kelompok yang terbentuk dari anggota-anggota kelompok yang mempunyai tugas mempelajari sebuah topik yang sama (berdasarkan kesepakatan mereka di kelompok asal). Setelah mempelajari topik tersebut di kelompok ahli, mereka akan kembali ke kelompok asal mereka masing-masing dan saling mengajarkan topik yang menjadi tanggungjawab mereka ke anggota kelompok lainnya secara bergantian.

5. Tim Jigsaw

Untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, tugaskan setiap siswa pada setiap kelompok untuk mempelajari seperempat halaman dari bacaan atau teks pada mata pelajaran apa saja misalnya PKn, atau seperempat bagian dari sebuah topik yang harus mereka pelajari atau ingat. Setelah setiap siswa tadi menyelesaikan pembelajarannya dan kemudian saling mengajarkan/menjelaskan tentang materi yang menjadi tugasnya atau saling bekerjasama untuk membentuk sebuah kesatuan materi yang utuh saat mereka menyelesaikan sebuah tugas atau teka-teki.

6. Jigsaw II

Tipe model pembelajaran kooperatif yang satu ini adalah modifikasi dari tipe Jigsaw. Jigsaw II dikembangkan oleh Robert Slavin pada tahun 1980 di mana semua anggota kelompok asal mempelajari satu topik yang sama, hanya saja masing-masing anggota difokuskan untuk mendalami bagian-bagian tertentu dari topik itu. Setiap anggota kelompok asal harus menjadi ahli dalam bagian topik yang mereka dalami. Seperti Jigsaw, di tipe Jigsaw II ini mereka juga harus mengajarkan keahliannya pada anggota kelompok asalnya yang lain secara bergantian.

7. Reverse Jigsaw (Kebalikan Jigsaw)

Tipe model pembelajaran kooperatif ini dikembangkan oleh Timothy Hedeen (2003). Perbedaanya dengan tipe Jigsaw adalah, bila pada model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw anggota kelompok ahli hanya mengajarkan keahliannya kepada anggota kelompok asal, maka pada model pembelajaran kooperatif reverse jigsaw ini, siswa-siswa dari kelompok ahli mengajarkan keahlian mereka (materi yang mereka pelajari atau dalami) kepada seluruh kelas.

8. NHT (Numbered Heads Together) – Kepala Bernomor Bersama

Pada modelpembelajaran kooperatif tipe NHT, minta siswa untuk menomori diri mereka masing dalam kelompoknya mulai dari 1 hingga 4. Ajukan sebuah pertanyaan dan beri batasan waktu tertentu untuk menjawabnya. Siswa yang mengangkat tangan jika bisa menjawa pertanyaan guru tersebut. Guru menyebut suatu angka (antara 1 sampai 4) dan meminta seluruh siswa dari semua kelompok dengan nomor tersebut menjawab pertanyaan tadi. Guru menandai siswa-siswa yang menjawab benar dan memperkaya pemahaman siswa tentang jawaban pertanyaan itu melalui diskusi.

9. TGT (Team Game Tournament)

Model pembelajaran kooperatif tipe TGT mirip dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, tetapi bedanya hanya pada kuis yang digantikan dengan turnamen mingguan (Slavin, 1994). Pada model pembelajaran kooperatif ini, siswa-siswa saling berkompetisi dengan siswa dari kelompok lain agar dapat memberikan kontribusi poin bagi kelompoknya. Suatu prosedur tertentu digunakan untuk membuat permainan atau turnamen berjalan secara adil. Penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa.

10. Three-Step Interview (Wawancara Tiga Langkah)

Pada model pembelajaran kooperatif tipe three-step interview (disebut juga three problem-solving) dilakukan 3 langkah untuk memecahkan masalah. Pada langkah pertama guru menyampaikan isu yang dapat memunculkan beragam opini, kemudian mengajukan beberapa pertanyaan-pertanyaan kepada seluruh siswa di kelas. Langkah kedua, siswa secara berpasangan bermain peran sebagai pewawancara dan orang yang diwawancarai. Kemudian, di langkah yang ketiga, setelah wawancara pertama dilakukan maka pasangan bertukar peran: pewawancara berperan sebagai orang yang diwawancarai dan sebaliknya orang yang tadi mewawancarai menjadi orang yang diwawancarai. Setelah semua pasangan telah bertukar peran, selanjutnya setiap pasangan dapat membagikan atau mempresentasikan hasil wawancara mereka kepada seluruh kelas secara bergiliran. Tipe model pembelajaran kooperatif ini (three-step interview) ini efektif untuk mengajarkan siswa problem solving (pemecahan masalah).

11. Three-Minute Review (Reviu Tiga Langkah)

Model pembelajaran kooperatif tipe three-step review efektif untuk digunakan saat guru berhenti pada saat-saat tertentu selama sebuah diskusi atau presentasi berlangsung, dan mengajak siswa mereviu apa yang telah mereka ungkapkan saat diskusi di dalam kelompok mereka. Siswa-siswa dalam kelompok-kelompok itu dapat bertanya untuk mengklarifikasi kepada anggota lainnya atau menjawab pertanyaan-pertanyaan dari anggota lain. Misalnya setelah diskusi tentang proses-proses kompleks yang terjadi di dalam tubuh manusia misalnya pencernaan makanan, siswa dapat membentuk kelompok-kelompok dan mereviu proses diskusi dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mengklarifikasi.

12. GI (Group Investigation)

Group investigation adalah kelompok kecil untuk menuntun dan mendorong siswa dalam keterlibatan belajar. Metode ini menuntut siswa untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam keterampilan proses kelompok (group process skills). Langkah-langkah pembelajaran pada model pemelajaran GI sebagai  berikut : 1) Guru  membagi kelas menjadi beberapa kelompok yang heterogen, 2) Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok yang harus dikerjakan, 3) Guru  memanggil ketua-ketuaa kelompok untuk memanggil  materi tugas secara kooperatif dalam kelompoknya, 4) Masing-masing kelompok membahas materi tugaas secara  kooperatif dalam kelompoknya, 5) Setelah selesai, masing-masing  kelompok yang diwakili ketua kelompok  atau salah  satu anggotanya menyampaikan hasil pembahasannya, 6) Kelompok lain  dapat memberikan tanggapan  terhadap hasil pembahasannya, 7) Guru memberikan penjelasan singkat (klarifikasi) bila  terjadi kesalahan  konsep dan memberikan kesimpulan, 8)Evaluasi.


13. Marry Go Round 

Model pembelajaran Kooperatif Tipe Keliling Kelompok (Go Around) ini memberikan kesempatan lebih banyak kepada setiap siswa untuk dikenali dan menunjukkan partisipasi mereka kepada orang lain dalam pemecahan suatu permasalahan. Pembelajaran kooperatif tipe keliling kelompok merupakan cara yang efektif untuk mengubah pola diskusi di dalam kelas yang akan mengaktifkan setiap anggota kelompok. Dimana penerapannya dimulai dari pertama sekali siswa membentuk kelompoknya masing-masing, kemudian masing-masing kelompok diberi waktu 15 menit untuk mempelajari materi yang akan dibahas. Sebelumnya guru telah mempersiapkan pertanyaan yang sesuai dengan indikator (satu buah karton dibuat satu pertanyaan) ditempel di dinding kelas (depan, samping, belakang) dengan jarak tertentu. Setiap kelompok berdiri di depan kertas kartonnya masing-masing, Guru menentukan waktu untuk memulai menulis, Siswa cukup mengisi satu jawaban dengan waktu yang ditentukan guru, Seterusnya tiap kelompok bergilir mengisi jawaban menurut arah jarum jam, dan begitu seterusnya. akhir semua kegiatan diadakan diskusi kelas dan tanya jawab.

14. Reciprocal Teaching (Pengajaran Timbal Balik)

Model pembelajaran kooperatif tipe reciprocal teaching (pengajaran timbal balik) dikembangkan oleh Brown & Paliscar (1982). Pengajaran timbal balik atau reciprocal teaching ini juga merupakan sebuah model pembelajaran kooperatif yang meminta siswa untuk membentuk pasangan-pasangan saat berpartisipasi dalam sebuah dialog (percakapan atau diskusi) mengenai sebuah teks (bahan bacaan). Setiap anggota pasangan akanbergantian membaca teks dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan, menerima dan memperoleh umpan balik (feedback). Model pembelajaran tipe reciprocal teaching ini memungkinkan siswa untuk melatih dan menggunakan teknik-teknik metakognitif seperti mengklarifikasi, bertanya, memprediksi, dan menyimpulkan. Model pembelajaran kooperatif tipe reciprocal teaching ini dikembangkan atas dasar bahwa siswa dapat belajar secara efektif dari siswa lainnya. Baca artikel yang lebih rinci tentang model pembelajaran kooperatif tipe reciprocal teaching (pengajaran timbal balik).

15. CIRC (Cooperative Integrated Reading Composition)

Model pembelajaran kooperatif tipe CIRC (cooperative integrated reading composition) adalah sebuah model pembelajaran yang sengaja dirancang untuk mengembangkan kemampuan membaca, menulis, dan keterampilan-keterampilan berbahasa lainnya baik pada jenjang pendidikan tinggi maupun jenjang dasar. Pada tipe model pembelajaran kooperatif yang satu ini siswa tidak hanya mendapat kesempatan belajar melalui presentasi langsung oleh guru tentang keterampilan membaca dan menulis, tetapi juga teknik menulis sebuah komposisi (naskah). CIRC dikembangkan untuk menyokong pendekatan pembelajaran tradisional pada mata pelajaran bahasa yang disebut “kelompok membaca berbasis keterampilan”. Pada model pembelajaran CIRC ini siswa berpasang-pasangan di dalam kelompoknya. Ketika guru sedang membantu sebuah kelompok-membaca (reading group), pasangan-pasangan saling mengajari satu sama lain bagaimana “membaca-bermakna” dan keterampilan menulis melalui teknik reciprocal (timbal balik). Mereka diminta untuk saling bantu untuk menunjukkan aktivitas pengembangan keterampilan dasar berbahasa (misalnya membaca bersuara (oral reading), menebak konteks bacaan, mengemukakan pertanyaan terkait bacaan, menyimpulkan, meringkas, menulis sebuah komposisi berdasarkan sebuah cerita, hingga merevisi sebuah komposisi). Setelah itu, buku kumpulan komposisi hasil kelompok dipublikasikan pada akhir proses pembelajaran. Semua kelompok (tim) kemudian diberikan penghargaan atas upaya mereka dalam belajar dan menyelesaikan tugas membaca dan menulis.

16. The Williams

Tipe model pembelajaran kooperatif The Williams mengajak siswa melakukan kolaborasi untuk menjawab sebuah pertanyaan besar yang merupakan sebuah tujuan pembelajaran. Pada model pembelajaran ini siswa dikelompok-kelompoknya secara heterogen seperti pada tipe STAD. Kemudian setiap kelompok diberikan pertanyaan yang berbeda-beda dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif yang memungkinkan siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran tersebut.

17. TPS (Think Pairs Share)

Model pembelajaran kooperatif tipe TPS (think pairs share) mulanya dikembangkan oleh Frank T. Lyman (1981). Tipe model pembelajaran kooperatif ini memungkinkan setiap anggota pasangan siswa untuk berkontemplasi terhadap sebuah pertanyaan yang diajukan. Setelah diberikan waktu yang cukup mereka selanjutnya diminta untuk mendiskusikan apa yang telah mereka pikirkan tadi (hasil kontemplasi) dengan pasangannya masing-masing. Setelah diskusi dengan pasangan selesai, guru kemudian mengumpulkan tanggapan atau jawaban atas pertanyaan yang telah diajukan tersebut dari seluruh kelas.

18. TPC (Think Pairs Check)

Model pembelajaran kooperatif tipe think pairs-check adalah modifikasi dari tipe think pairs share, di mana penekanan pembelajaran ada pada saat mereka diminta untuk saling cek jawaban atau tanggapan terhadap pertanyaan guru saat berada dalam pasangan.

19. TPW (Think Pairs Write)

Tipe model pembelajaran kooperatif TPW (Think Pairs Write) juga merupakan variasi dari model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pairs Share). Penekanan model pembelajaran kooperatif tipe ini adalah setelah mereka berpasangan, mereka diminta untuk menuliskan jawaban atau tanggapan terhadappertanyaan yang telah diberikan oleh guru. Model pembelajaran kooperatif tipe TPW ini sangat cocok untuk pelajaran menulis.

20. Tea Party (Pesta Minum Teh)

Pada model pembelajaran kooperatif tipe tea party, siswa membentuk dua lingkaran konsentris atau dua barisan di mana siswa saling berhadapan satu sama lain. Guru mengajukan sebuah pertanyaan (pada bidang mata pelajaran apa saja) dan kemudian siswa mendiskusikan jawabannya dengan siswa yang berhadapanan dengannya. Setelah satu menit, baris terluar atau lingkaran terluar bergerak searah jarum jamsehingga akan berhadapan dengan pasangan yang baru. Guru kemudian mengajukan pertanyaan kedua untuk mereka diskusikan. Langkah-langkah seperti ini terus dilanjutkan hingga guru selesai mengajukan 5 atau lebih pertanyaan untuk didiskusikan. Untuk sedikit variasi dapat pula  siswa diminta menuliskan pertanyaan-pertanyaan pada kartu-kartu untuk catatan nanti bila diadakan tes.

21. Write Around (Menulis Berputar)

Model pembelajaran kooperatif tipe write around ini cocok digunakan untuk menulis kreatif atau untuk menulis simpulan. Pertama-tama guru memberikan sebuah kalimat pembuka (contohnya: Bila kamu akan berulang tahun, maka kamu akan meminta hadiah berupa...). Mintalah semua siswa dalam setiap kelompok untuk menyelesaikan kalimat tersebut. Selanjutnya mereka ia menyerahkan kertas berisi tulisannya tersebut ke sebelah kanan, dan membaca kertas lain yang mereka terima setelah diserahkan oleh kelompok lain, kemudian menambahkan satu kalimat lagi. Setelah beberapa kali putaran, maka akan diperoleh 4 buah cerita atau tulisan (bila di kelas dibentuk 4 kelompok). Selanjutnya beri waktu bagi mereka untuk membuat sebuah kesimpulan dan atau mengedit bagian-bagian tertentu, kemudian membagi cerita atau simpulan itu dengan seluruh kelas. Write around adalah modifikasi dari model pembelajaran kooperatif go around.

22. Round Robin Brainstorming atau Rally Robin

Contoh pelaksanaan model pembelajaran kooperatif Round Robin Brainstorming misalnya : berikan sebuah kategori (misalnya “nama-nama provinsi di Indonesia) untuk didiskusikan. Mintalah siswa bergantian untuk menyebutkan item-item yang termasuk ke dalam kategori tersebut.

23. LT (Learning Together)

Orang yang pertama kali mengembangkan jenis model pembelajaran kooperatif tipe Learning Together (Belajar Bersama) ini adalah David johnson dan Roger Johnson di Universitas Minnesota pada tahun 1999. Pada model pembelajaran kooperatif tipe Learning Together, siswa dibentuk oleh 4 – 5 orang siswa yang heterogen untuk mengerjakan sebuah lembar tugas. Setiap kelompok hanya diberikan satu lembar kerja. Mereka kemudian diberikan pujian dan penghargaan berdasarkan hasil kerja kelompok. Pada model pembelajaran Kooperatif dengan variasi seperti Learning Together ini, setiap kelompok diarahkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan untuk membangun kekompakan kelompok terlebih dahulu dan diskusi tentang bagaimana sebaiknya mereka bekerjasama dalam kelompok.

24. Student Team Learning (STL - Kelompok Belajar Siswa)

Model pembelajaran kooperatif tipe student team learning ini dikembangkan di John Hopkins University – Amerika Serikat. Lebih dari separuh penelitian tentang pembelajaran kooperatif di sana menggunakan student team learning. Pada dasarnya model pembelajaran kooperatif yang satu ini sama saja dengan model pembelajaran kooperatif yang lain yaitu adanya ide dasar bahwa siswa harus bekerjasama dan turut bertanggungjawab terhadap pembelajaran siswa lainnya yang merupakan anggota kelompoknya. Pada tipe STL ini penekanannya adalah bahwa setiap kelompok harus belajar sebagai sebuah tim. Ada 3 konsep sentral pada model pembelajaran kooperatif tipe STL ini, yaitu: (1) penghargaan terhadap kelompok; (2) akuntabilitas individual; (3) kesempatan yang sama untuk memperoleh kesuksesan. Pada sebuah kelas yang menerapkan model pembelajaran ini, setiap kelompok dapat memperoleh penghargaan apabila mereka berhasil melampaui ktiteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Akuntabilitas individual bermakna bahwa kesuksesan sebuah kelompok bergantung pada pembelajaran yang dilakukan oleh setiap individu anggotanya. Pada model pembelajaran tipe STL, setiap siswa baik dari kelompok atas, menengah, atau bawah dapat memberikan kontribusi yang sama bagi kesuksesan kelompoknya, karena skor mereka dihitung berdasarkan skor peningkatan dari pembelajaran mereka sebelumnya.

25. Two Stay Two Stray

Model pembelajaran kooperatif two stay two stray ini sebenarnya dapat dibuat variasinya, yaitu berkaitan dengan jumlah siswa yang tinggal di kelompoknya dan yang berpencar ke kelompok lain. Misalnya: (1) one stay three stray (satu tinggal tiga berpencar); dan (2) three stay one stray (tiga tinggal satu berpencar). Model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dikembangkan pertama kali oleh Spencer Kagan (1990). Dengan struktur kelompok kooperatif seperti tipe two stay two stray ini dapat memberikan kesempatan kepada tiap kelompok untuk saling berbagi informasi dengan kelompok-kelompok lain.

Demikianlah 25 contoh model pembelajaran kooperatif untuk guru, semoga bermanfaat, dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]

Jumat, 25 Oktober 2013

Mau Lihat Pengumuman Hasil PLPG Unila 2013? Cek Disini!

1 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. PLPG Unila tahun 2013 sudah memasuki tahap ke-6 dari 9 tahap yang direncanakan. Namun Panitia Sertifikasi Guru FKIP Universitas Lampung sudah mulai mengumumkan kelulusan hasil PLPG Unila 2013. Pengumuman hasil PLPG Unila 2013 sudah dapat dilihat melalui alamat website http://sertifikasi.fkip.unila.ac.id/. Untuk sementara hasil PLPG Unila yang dapat dilihat adalah hasil kelulusan peserta PLPG tahap 1 sampai dengan tahap 5.

Hasil PLPG Unila 2013 dapat diakses oleh masing-masing peserta PLPG dengan memasukkan nama atau nomor peserta sertifikasi. Hasil kelulusan PLPG Unila 2013 berupa keterangan hasil penilaian UTN, UTL, Ujian Praktek, Hasil Worskhop, Penilaian Teman Sejawat, Skor Partisipasi  dan Skor Akhir Kelulusan PLPG.

Selanjutnya, untuk melihat hasil PLPG Unila dan pengumuman kelulusan PLPG Unila, Rayon 107 Unila menyediakan Sistem Informasi Menajamen Sertifikasi Guru (SIMSERGU) di website http://sertifikasi.fkip.unila.ac.id/.

Berikut ini langkah-langkah cara cek hasil kelulusan PLPG Unila 2013...

Buka alamat http://fkip.unila.ac.id. Situs http://fkip.unila.ac.id mempunyai banyak sistem informasi layanan, cari info tentang sertifikasi guru di pojok kanan atas yg memiliki logo SG2013 Sertifikasi Guru atau langsung menuju alamat http://sergu.fkip.unila.ac.id/, pada sidebar sebelah kanan cari dan klik logo “Cara Lihat Pengumuman Hasil PLPG 2013”

Kemudian kita akan menuju alamat http://sertifikasi.fkip.unila.ac.id/cari_plpg.php, di halaman tersebut pilih "Cek Nilai PLPG" akan ada kotak untuk memasukkan nama atau nomor peserta sertifikasi, lalu ketikan no peserta sertifikasi guru setelah di ketik kemudian enter maka akan keluar informasi dimana bapak/ibu guru akan mengikuti kegiatan PLPG contoh : (no peserta terdiri atas 14 digit contoh : 13120409710xxx arti dari kode no peserta adalah :  13 tahun sertifikasi, 12 kode provinsi lampung, 04 kode kabupaten,  097 kode bidang studi 10xxx no urut peserta.


Peserta yang belum dinyatakan Lulus diberi kesempatan mengikuti ujian ulang sebanyak 2 kali. Pelaksanaan Ujian Ulang I, untuk Tahap I s.d. Tahap V, akan dilaksanakan pada :

hari/tanggal          : Selasa / 29 Oktober 2013
waktu                    : Pukul 08.00 WIB s.d. selesai
tempat                   : Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung

Unduh Surat
Form Identitas Diri (Peserta yang dinyatakan lulus)
Unduh Informasi Peserta Lulus & Tata Tertib Peserta Ujian Ulang

Untuk cek Jadwal PLPG Unila caranya ada DISINI


Demikian informasi Pengumuman Hasil PLPG Rayon 107 Unila, semoga bermanfaat terimakasih, dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]

Kamis, 24 Oktober 2013

Dapodikdas 2013, Aplikasi Baru, Adakah Masalah Baru?

23 komentar
Assalamu’alaikum rekan rodajaman.  Peluncuran aplikasi dapodik 2013 ternyata lebih ramai dibanding saat rilis perdana aplikasi dapodik 2012. Semua yang berkepentingan dengan dapodik terutama pihak sekolah dan operator sekolah dengan setia menanti kedatangan aplikasi pendataan terbaru, bahkan sudah menunggu-nunggu jauh sebelum rilis resminya. Hal ini menunjukkan kepedulian dan semangat pemangku kepentingan untuk menyukseskan program pendataan pendidikan yang notabene terintegrasi dengan semua program pemerintah.


Adanya pendataan dapodik secara online merupakan dampak kemajuan teknologi informasi yang tidak bisa terhindarkan dan mau tidak mau harus dilaksanakan oleh pemerintah untuk mendukung terwujudnya data berkualitas yang cepat, tepat, akurat dan bermanfaat. Dengan segala keterbatasan, semua sekolah baik di perkotaan maupun di wilayah pelosok telah berpartisipasi dalam membangun data pendidikan. Ketika Dapodik sangat berpengaruh terhadap segala jenis bantuan dan tunjangan, maka ketika itu pula semua yang berkepentingan berlomba-lomba memperhatikan kualitas datanya.

Saat ini, sebagian sekolah sudah diperkenalkan aplikasi dapodik 2013 yang digunakan dalam pendataan tahun pelajaran 2013/2014. Dengan berlakunya aplikasi dapodik 2013, maka berakhirlah masa kejayaan aplikasi pendataan 2012. Kita masih ingat, banyaknya masalah yang menghinggapi sekolah karena kurangnya pemahaman dalam penggunaan aplikasi dapodik serta cara pengisian dapodik. Dan bagaimana jalan keluar bagi sekolah  dan PTK yang merasa bermasalah dalam dapodiknya. Ternyata, sekolah dan operator sekolah serta PTK harus mencari solusi sendiri untuk mengatasi permasalahannya.

Beredarnya aplikasi dapodikdas 2013, bukan berarti semua masalah pengisian data sekolah, data PTK, dan data peserta didik sudah terselesaikan.  Aplikasi baru pasti akan membawa permasalahan baru. Tidak semua operator dapat terhindar dan bebas dari permasalahan. Permasalahan yang terjadi bukan berarti aplikasi dapodik 2013 bermasalah. Namun kendala dan masalah ini lebih diakibatkan oleh faktor teknis.  Dan masalah ini perlu diketahui agar dapat diantisipasi oleh pengguna.

Dari pengamatan rodajaman, ada beberapa permasalahan yang mungkin akan ditemui dalam menggunakan aplikasi dapodikdas 2013, yaitu antara lain :
  1. Spesifikasi komputer kurang sesuai
  2. Internet Browser kurang mendukung
  3. Kode registrasi bukan milik sekolah atau koreg tidak dikenal
  4. Data prefill dapodik tidak dapat dibaca dan tidak dapat digunakan
  5. Data prefill tidak langsung masuk di aplikasi
  6. Proses instalasi aplikasi dapodikdas 2013 tidak berhasil
  7. Proses registrasi sering gagal
  8. Riskan untuk digunakan multi komputer
  9. Ragu untuk digunakan muti user
  10. Bingung tidak ada backup lokal
  11. Banyak data invalid
  12. Data invalid harus nol
  13. Data harus sempurna dan terisi semua
  14. Banyak istilah kolom pengisian data yang kurang dimengerti
  15. Pengisian data harus berurutan
  16. Pengisian data manual tidak ada export import
  17. Sinkronisasi gagal
Nah...itulah beberapa yang menjadi pemrasalahan atau kendala dalam aplikasi dapodik 2013, mungkin masih banyak kendala lainnya. Namun kendala dan permasalahan itu mudah-mudahan dapat teratasi seiring dengan semakin seringnya kita berhadapan dengan aplikasi tersebut. Biasanya dari permasalahan maka kita dapat mengetahui solusinya dan kita dapat lebih memahaminya. Dan bagi rekan yang sudah mulai sibuk dengan aplikasi dapodik 2013 selamat bekerja dan semoga tidak menemui masalah. Demikianlah catatan khas rodajaman, semoga bermanfaat dan salam rodajaman.

[selengkapnya..]

Jumat, 18 Oktober 2013

Pentingnya Kode Registrasi dan Data Prefill di Dapodik 2013

13 komentar
Assalamu’alaikum rekan rodajaman. Setelah aplikasi dapodikdas 2013 resmi beredar, sampai saat ini sayapun belum mencoba registrasi aplikasi dapodik 2013. Untuk melakukan registrasi aplikasi dapodikdas 2013,  syarat utamanya adalah harus mempunyai Koreg atau Kode Registrasi Sekolah. Selain Kode Registrasi juga harus tersedia Data Prefill Dapodik. Sedangkan hingga saat ini, kode registrasi sekolah belum dibagikan oleh KK-Datadik Dinas Pendidikan Kabupaten.

Apa itu kode registrasi sekolah? Kode registrasi adalah “kunci” untuk memuat data sekolah. Kode registrasi akan dibagikan oleh KK-DATADIK Dinas Pendidikan masing-masing daerah. Pastikan rekan rodajaman menggunakan kode registrasi sekolah sendiri dan tidak membagi atau memberitahu kode ini pada pihak yang tidak berkepentingan. Kode Registrasi digunakan pada saat registrasi awal di aplikasi (aktivasi). Jika rekan rodajaman sudah menerima kode registrasi sekolah, simpan baik-baik koreg tersebut, karena merupakan rahasia sekolah.

Selain Koreg, hal yang tidak kalah pentingnya adalah Data Prefill.  Pada aplikasi pendataan versi 2012, data prefill hanya terbatas pada PTK dan tidak uptodate, namun pada aplikasi dapodik versi 2013 sudah menyertakan data prefill yang diambil dari data pengiriman aplikasi 2012. Jadi nantinya di aplikasi dapodik 2013 sudah berisi data yang kita kirim sebelumnya yaitu data hasil kiriman ke server dari sekolah-sekolah per tanggal 1 Juli 2013, kemudian data tersebut akan di package ulang sehingga ketika login di aplikasi yang baru, sekolah hanya tinggal mengentri data siswa baru, Pemetaan rombel, dan melengkapi data yang belum terisi di aplikasiversi sebelumnya.

Untuk mengunduh Data Prefill Dapodik 2013, syaratnya harus mempunyai Kode Registrasi Sekolah. Cara mengunduh data prefill adalah dengan mengunjungi halaman Informasi Dapodikdas 2013 dengan alamat http://118.98.166.59  lalu pilih menu Download, pilih dan klik Prefill, masukkan kode registrasi sekolah, lalu klik Download atau langsung menuju http://118.98.166.59/laman/prefill.


Demikianlah sekedar cataatn tentang kode registrasi sekolah dan data prefill dapodik 2013, sebagai persiapan mengentri data dapodikdas 2013, semoga bermanfaat dan salam rodajaman.
[selengkapnya..]

Kamis, 17 Oktober 2013

Dapodik Beres, Pencairan Tunjangan Profesi Triwulan 3 Lancar

8 komentar
Assalamu'alaikum rekan rodajaman. Saya pernah menulis tentang SKTP terbit, tunjangan cair, dapodik berakhir. Maksudnya, SK Tunjangan Profesi dapat diterbitkan berdasarkan kelengkapan data PTK yang ada di Dapodik. Setelah menerima SKTP, maka PTK berhak menerima Tunjangan Profesi. Karena dengan suksesnya dapodik, maka terbitlah SK Tunjangan Profesi. Lalu apakah dapodik yang terdiri atas 3 entitas data, yaitu data sekolah, data peserta didik dan data PTK tersebut masih berlanjut?, ternyata dapodik akan terus dikembangkan bahkan Dapodik yang sekarang bernama Dapodikdas akan menjadi satu-satunya data resmi pendidikan di Kemendikbud, dengan slogannya Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Data.

Pada posting Guru Bersertifikat Was-Was Karena Dapodik Belum Valid, saya mengatakan bahwa peran dapodik sangat penting untuk kepentingan guru khususnya yang menyangkut tunjangan. Apabila dapodik tidak valid, maka dikhawatirkan guru yang sudah sertifikasi tidak mendapatkan SK Tunjangan Profesi. Buktinya, dengan masih adanya rekan guru yang belum memiliki SKTP 2013 dan hingga Triwulan 3 belum bisa merasakan dana tunjangan. Tidak terbitnya SKTP, umumnya disebabkan karena kekurangan jam mengajar tidak mencapai 24 jam linier.
Saat ini sudah dirilis Aplikasi Dapodikdas 2013. Namun aplikasi Dapodik 2013 lebih diperuntukkan bagi pendataan tahun pelajaran 2013/2014. Sedangkan SK Tunjangan Profesi yang sudah diterbitkan dan berlaku 1 tahun ini, didasarkan dari dapodik tahun pelajaran 2012/2013. Bagi rekan guru yang ingin mengecek datanya valid atau belum bisa baca artikelnya di Cara Terbaru Cek Kualitas Data Guru/PTK.

Bagi guru yang menantikan tunjangan, saat ini sudah masuk tahap pencairan Triwulan 3. Jadwal Pencairan Tunjangan Profesi Triwulan 3 adalah tanggal 9-16 Oktober 2013, terutama bagi guru yang menerima tunjangannya langsung dari pemerintah pusat. Silakan cek rekening anda, siapa tahu dana tunjangan profesi sudah dibayarkan. Guru yang menerima tunjangan langsung dari pusat adalah guru non PNS, guru PNS dibawah naungan Pemerintah Provinsi dan Guru SLB.

Pada Pencairan Tunjangan Profesi Triwulan III tahun 2013, data tetap berdasarkan dari Dapodik. Untuk sementara data yang diambil adalah data Semester 2 tahun pelajaran 2012/2013. Tetapi, bagi guru yang merasa sudah punya SKTP, dan sudah menerima tunjangan, jangan senang dulu. Karena pencairan tunjangan profesi triwulan 3 ini akan di evaluasi kembali menggunakan data dari pengiriman data DAPODIKDAS 2013 semester 1 tahun pelajaran 2013/2014, jika ternyata tidak memenuhi persyaratan, maka PTK tersebut wajib mengambalikan Tunjangan Profesi yg telah diterima dan tidak akan menerima tunjangan pada periode berikutnya.

Jadi, segera cek rekening bank masing-masing, lalu lengkapi data pada dapodikdas 2013, maka mudah-mudahan dapat terus menerima tunjangan, karena memang sudah haknya. Demikianlah info tentang pencairan tunjangan profesi triwulan 3 2013 semoga bermanfaat, dan salam rodajaman.
[selengkapnya..]